Pak'e Manneke, Baiklah, saya teken ini yang mana dari pada somasi sampean itu, he he he Btw, obralan bukan berarti murahan khan Pak'e ?
Salam, Suhaimi ----- Original Message ----- From: manneke budiman To: [email protected] Sent: Wednesday, May 02, 2007 12:15 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: --Ulat Pak KK dan Pak Suhaimi Pak Suhaimi, Saya somasi Sampeyan! Saya tuntut Sampeyan membayar kerugian 0 Rupiah karena mengobral nama saya (yang memang sudah obralan itu) di milis FPK. Permintaan maaf harus dimuat di milis FPK selama 0 hari 0 jam! Hayo, teken, Jendral! manneke Suhaimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Selamat Ultah Pak.Menteri, Haru rasanya saya membaca Penggalan Kisah Pendoa yang Pak Menteri bacakan. Kalo boleh saya kaitkan dengan konsidi bangsa kita saat ini, sesungguhnya seringkali saya/kita mendengar hal yang senada dengan itu, baik dalam Al Qur'an maupun dalam Injil yang berbunyi "Tuhan tidak akan merobah nasib seseorang atau suatu kaum atau bangsa, sampai seseorang itu atau suatu bangsa atau kaum itu sendiri merobahnya" Atau jangan-jangan karena yang membacanya adalah seorang Menteri ? he he he. Anyway, saya jadi teringat akan diskusi yang cukup hangat antara miliser faforit saya Pak.Manneke dengan beberapa kawan-kawan miliser beberapa waktu yang lalu yang sayangnya saya dah lupa tofiknya apaaa..gitu ? yang saya ingat intinya sich...yang saya tangkap dari diskusi itu adalah adanya perbedaan sudut pandang antara katakanlah saya bersama kawan-kawan disatu sisi dengan Pak.Manneke disisi lainya. Kalo saya bersama kawan-kawan berpandangan Pemerintahlah yang harus menjadi Motor penggerak sekaligus Pelaku utama dalam merobah bangsa ini menjadi lebih baik, sebab karena itulah rakyat rela bayar pajak dll guna menggaji dan memberikan fasilitas kepada Pemerintah, Tetapi sebaliknya sudut pandang Pak.Manneke yang saya tangkap adalah kita akan sulit kalo mengharapkan itu datangnya dari Pemerintah, namun akan terasa mudah kalo masing-masing dimulai dari diri sendiri. Sekali lagi Selamat Ultah Pak.Menteri, semoga Tuhan YME Allah SWT senantiasa membimbing Pak.Menteri dalam memegang amanah sebagai seorang Menteri. Pak'e Manneke mohon maap saya bawa-bawa sampean tanpa izin terlebih dahulu, semoga sampean tidak mensomasi saya karenanya, he he he Wassalam, Suhaimi [Non-text portions of this message have been removed]
