Rekan Niken, masalahnya: bagaimana kalau ada orang yg (menurut kebanyakan orang) melakukan kejahatan (sedangkan menurut orang itu sendiri, ia melakukan perbuatan yg sangat baik), misalnya dengan sengaja membunuh orang lain yang mungkin tidak bersalah. Ketika kepadanya dijatuhi hukuman mati, dia malah bangga dan bersyukur, bahwa dengan hukuman mati itu ia akan masuk surga. Nah, kalau begitu bagaimana? Apakah hukuman mati itu ada efek jeranya bagi orang-orang yang berpikiran sama dengan orang tsb.?
Salam Mulyadi niken_here <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya sampai saat ini masih setuju atas pengadaan hukuman mati bagi para pelanggar hukum. tentunya hal ini tidak lepas dari seberapa berat efek atau akibat yang ditimbulkan oleh si pelaku (orang yang akan menjalankan hukuman mati). Pengadaan hukuman mati, sekali lagi menurut saya, bisa menimbulkan efek jera atau setidaknya menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran agar setiap insan khususnya di Indonesia tidak melakukan tindakan kriminal yang terlampau berat akibatnya. bila si pelaku merupakan orang yang terbukti bersalah atas tindakan kriminal yang mengancam keamanan, kenyamanan, ketertiban, dan kesatuan bangsa, maka orang itu wajib dihukum mati. karena tidak ada alasan yang bisa diterima ketika seseorang atau sekelompok itu exist (ada) dengan mengancam kehidupan berbangsa apalagi mengancam generasi masa depan bangsa. meskipun ada yang bila bahwa mencabut nyawa seseorang itu bukanlah hal yang benar, karena tidak ada yang berhak mencabut nyawa seseorang selain yang Kuasa (Tuhan maksudnya), menurut saya lebih tidak adil lagi ketika seorang pelaku yang sudah mengancam keberlangsungan hidup negara ini bebas untuk hidup. kalau saja hukuman mati ini dihapus, menurut saya masih belum ada hukuman yang setimpal bagi seseorang atau sekelompok yang memang sudah terbukti mengancam keberlangsungan hidup suatu bangsa. mungkin teman-teman di milis bisa mengusulkan kira-kira (yang tidak setuju dengan adanya hukuman mati) apa pengganti hukuman mati?? kalau diganti dengan hukuman seumur hidup menurut saya masih tidak relevan. hal ini berkaitan dengan resiko besar bahwa bisa saja (walaupun saya tidak mengharapkan) si pelaku bebas baik secara legal (bebas bersyarat) maupun ilegal (kabur aja gitu...). -
