--- In [email protected], henry julianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bagi saya dan wong cilik lainnya,gak penting siapa menterinya.Mau dari partai A,B atau C.
L: Bagi saya justru peran parpol, bukan peran menteri dari parpol tsb, yang lebih dominan dalam proses pembangunan ... atau dalam proses perusakan negara :-). Menteri2 yang diusung parpol seringkali cuma jadi mesin uang parpol (liat aja kasus mantan menteri DKP Rokhim Dahuri yang terpaksa bagi2 dana non-budgeter ke BANYAK parpol2, supaya aman?). Selama parpol2 (BUKAN rakyat) masih merasa sebagai 'konstituen' yang wajib diikuti 'aspirasi'-nya, bahkan harus 'disumbang' oleh kader2-nya di kabinet, jangan harap terjadi perobahan fundamental. Salam
