Mbak Nana, tampaknya anda seorang intelektual muda perempuan yg sungguh peduli akan hak-hak kaumnya. Salut untuk anda.
Namun bisakah anda menjelaskan kepada kami, sebenarnya ada faktor2 apa yg menjadikan para perempuan ini spt itu? Apakah krn pendidikan yg kurang? Atau faktor ekonomi? Lalu apakah yg harus mereka perbuat mbak? Mungkin jika disharing disini, dgn contoh2 yg nyata ttg aplikasi sesuai tempat dan budayanya, bisa membantu mereka utk lebih survive. Juga kita2 bisa sumbang saran agar hal2 seperti ini tidak terjadi lagi. Salam, totot ----- Original Message ----- From: "Nana" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, May 08, 2007 8:07 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kakek Ingris bangokatn denan istri Indonesia muda > Kalo Jusuf Kalla saja menyarankan perempuan-perempuan muda untuk > menikah dengan laki-laki Arab sono, trus di kemudian hari, pemerintah > ga mau tahu apa yang terjadi kepada para perempuan yang dijadikan > 'pelacur terselubung' ini, maka bisa kita pastikan, pemerintah juga ga > bakal mau peduli dengan nasib perempuan-perempuan muda di Kalimantan > yang ditinggalkan suaminya (?) kembali ke negaranya, dalam keadaan > melarat. > Memang tiba saatnya bagi kita untuk membangkitkan semangat kaum > perempuan untuk berdiri di atas kaki mereka sendiri, dan tidak > menggantungkan hidupnya kepada laki-laki hidung belang seperti itu. > > Salam, > Nana
