Mbak.Ade Andrini, Kalo saya sich...ora sudi Mbak, mendo'akan pemimpin yang ora becus. Bayangin aja, Biaya Re-kontruksi atas kerusakan Infrastuktur yang disebabkan oleh Lumpur Lapindo itu kudu ditanggung dari APBN. Informasi itu saya saksikan sendiri dari berita di TV kemaren (Selasa 08/Mei/2007), yang merupakan hasil pertemuan antara : Presiden SBY - Menko Kesra - Mensos & Nirwan Bakri.
Saya yakiiiiin lo Mbak, entah sekian Rupiah nya dari APBN itu adalah merupakan akumulasi dari PPh & PPn saya, kalo saya dan atau sebagian rakyat Indonesia ga ridho, wow ! saya ga bisa bayangin azabnya kaya apa ? Salam, Suhaimi (Budak Sekayu Palembang) ----- Original Message ----- From: manneke budiman To: [email protected] Sent: Wednesday, May 09, 2007 9:55 AM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Susunan Kabinet "Baru" Hasil Reshuffle II Saya setuju Aburizal Bakri sudah banyak kerja, seperti kata Mbak ini, dan sampai kini pun kerjanya masih belum selesai-selesai: urusan lumpur di Sidoarjo itu lho, kapan tuntasnya, Mbak? Mbok tolong ditanyaken ke Bapak. Kalo nggak beres-beres, nanti kerjanya cuma sibuk ngurusin lumpur doang lho, dengan catatan: itupun kalo diurusin. Jangan-jangan, cuek bebek aja. Seneng ya pasti menteri pujaannya nggak kena reshuffle? manneke
