Yang saya heran, ketika masyarakat korban lumpur lapindo sedang berduka, kenapa 
yang mengurus tentang ganti rugi, dealing dengan Lapindo Brantas, justru Mentri 
Pertambangan ya....bukannya kasusnya tentang masyarakat korban yang kehilangan 
kesejahteraan....logika saya ya mestinya Menkokesra yang turun tangan, 
mengusahakan kesejahteraan masyarakatnya...
  Apakah karena mentrinya bagian dari perusahaan itu maka tidak dilibatkan 
karena takut adanya conflict of interest? Ataukah masyarakatnya yang menolak 
karena menganggap mentrinya terlibat? Ataukan sang mentri yang cuci tangan?
   
  ada yang bisa menjelaskan?
   
  bambang
  

Totot <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Bang Patrick, saya sih ndak pengen menjelekkan ARB.
Biar gimana dia kan pengusaha sakses yg bisa jadi menteri.
Apalagi dia adalah favorit bang Patrick, wah gak berani saya
menjelekkan, bisa berhadapan dgn anda nanti! Hahahaha!

Tapi memang secara pribadi saya juga kagum sama dia...
Kagum sama keberanian, kelicikan, ketidak-tahu-maluan,
dan cuek-bebeknya....

Ini beneran kagum lho, bukan mau menjelekkan atau
caci maki...

totot

----- Original Message -----
From: "Patrick" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, May 09, 2007 3:23 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Susunan Kabinet "Baru" Hasil Reshuffle
II

> Pak Manneke & Pak Totot,
>
> Kok komentar anda ttg Menkokesra Aburizal Bakrie "nyelekit" bgt yah?
> Beliau juga salah satu menteri favorit saya di Kabinet Indonesia
> Bersatu..Sama dgn Mbak Ade! Aburizal Bakrie memang hebat!!
>
> Kenapa? Bayangkan! Ketika Lapindo Brantas yg notabene salah satu anak
> perusahaan Bakrie Group dicaci maki karena lumpur yg meluap-luap di
> Porong & menyebabkan ribuan masyarakat menderita, salah satu
> perusahaan Bakrie Group (PT Semesta Marga Raya) berhasil mendapat
> fasilitas kredit dengan nilai yang hampir mencapai 900 miliar rupiah
> dari BNI!!! Kredit tersebut akan digunakan utk pembangunan jalan tol!
> Kalau tidak percaya, silahkan baca Majalah Gatra Edisi 28 Maret
> 2007...Hal ini khn hebat! Dia bisa menjamin bahwa kredit yang sungguh
> amat sangat fantastis nilainya itu, tidak akan digunakan utk
> pembiayaan ganti-rugi & ganti-untung yg dilakukan Lapindo Brantas!!
> Yang lebih hebat lagi, BNI juga percaya utk tidak mengindahkan aspek
> keadilan bagi masyarakat, karena faktor tersebut memang tidak ada
> dalam faktor 5 C dlm "credit assesment"...
>
> Gmn Pak?! Hebat bukan??! Makanya, Beliau merupakan salah satu menteri
> favorit saya :-)
>
>
> Salam hangat,
>
> Patrick Hutapea



         

              
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke