Tetap perlu diselidiki bagaimana sebenarnya duduk perkaranya. Rasanya aneh
juga, sertifikat Girik memenangkan sertifikat hak milik. Ada sesuatu di balik
ini, yang belum tentu sepenuhnya kesalahan Portanigra.
Solidaritas masal yang ditunjukan oleh pejabat publik dan anggota anggota DPR
memang agak menyejukkan, jika memang Portanigra, jika memang eksis, telah
melakukan manipulasi untuk merampok lahan-lahan rakyat. Seingat saya, yang
seperti ini baru kali ini terjadi. Banyak penggususran sebelum ini, yang juga
mengorbankan rakyat, umumnya didiamkan saja, bahkan di back up oleh pemda.
Seingat saya, ada netters yang sudah memberi info bahwa Portanigra memang ada
secara legal dan dimiliki oleh kakak dari Teddy Rachmat. Semoga solidaritas
massal diatas bisa konsisten dijalankan untuk kasus kasus lain, dan bukan hanya
jika berhadapan dengan Porta Nigra. Anyway, selamat berjuang, semoga kasus ini
segera menjadi jelas dan rakyat tidak dikorbankan baik oleh keserakahan Porta
Nigra maupun oleh keserahkahan atau politisasi pihak lain.
Irry
dhoni handhoko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
quotes:
"Kok, belum ada media massa yang mencari tahu ....."
Pemred sih udah tahu. Ini strategi pengalihan isu yang ditukangi
propagandis2 di belakang SBY, supaya publik nggak lama-lama
berkutat di topik Lapindo, Munir, Reshuffle, dll.
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
Try the free Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]