Mas (atau Mbak?) Igna, apa yang anda tulis memang benar.
Saya pernah berkomunikasi via YM dengan seorang rekan, baik foto maupun dalam
forum chatting beliau terkesan pemalu dan low profile. Eehh, begitu kopdar,
ternyata beliau termasuk "orang penting" di kantornya, dan sangat tegas gaya
bicaranya (kata orang Jakarta, agak "jutek").
Untung saja, niat saya sejak awal memang membangun persahabatan atau
silaturahmi. Juga kopdarnya di tempat umum (di sebuah food court yang penuh
sesak dengan anak-anak). Jadi semuanya aman, damai, tidak terjadi kekerasan
seperti kasus yang diangkat Kompas.
Salam.
luka_igna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Menilai orang lain amatlah susah, apalagi didunia maya dimana setiap
orang yang ingin dikenal sewaktu chat adalah orang yang sesuai
dengan keinginan kita. Tetapi tak kala kopi darat apa yang orang
tersebut inginkan tak sesuai dengan harapan, dari sinilah awal
ketidakpuasan dilampiaskan kepada teman chat.
salam
igna