Tentu pernah, Pak. Kemana ya para laskar itu sekarang? Dalam 
masyarakat yang sudah rusak akibat militerisme supermaskulin tentu 
harusnya mereka sudah menjadi bagian penting dari masyarakat dan 
bukannya menghilang atau dihujat sana-sini. Anehnya kecuali FPI yang 
sedang dipetisi biar bubar itu sudah jarang berita soal preman 
berseragam. Di kompleks saudara saya di Bekasi pun tukang parkirnya 
berseragam Dishub; bukan PP atau PPM. 

Ini kita ngomongin koran kapan ya?

Andi

--- In [email protected], manneke budiman 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Semestinya kaitan antara kekerasan yang dilakukan institusi 
militer dan masyarakat sipil di Indonesia sudah cukup gamblang 
karena berkali-kali sudah diulas oleh banyak orang. Rupa-rupanya 
cuma Bung Andi aja yang nggak pernah denger.
>    
>   Pernah tau FPI? Lasykar Jihad? Komando Bela Mega? PPM? PP? 
Pemuda Ka'bah? Banser? DLLAJR? Tramtib? Satgas PDIP? AMPI? Pernah 
denger cerita orang senggolan di jalan lalu mengacung-acungkan 
pistol, atau ngaku-ngaku aparat? Pernah baca soal menjamurnya 
permainan perang-perangan pakai M-16 dan AK-47 bo'ong-bo'ongan? 
Pernah ketemu orang sipil tapi ke mana-mana pake jaket loreng atau 
kaos bertuliskan Marine, Commando, Ranger? Pernah simak berita orang 
yang nagku-ngaku ABRI dan pake seragam supaya bisa nipu orang lain?
>    
>    


Kirim email ke