http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0705/21/191403.htm
========================

SURABAYA, SENIN--Pemerintah berencana membangun jaringan serat optik
sepanjang 36.000 kilometer, yang menghubungkan sekitar 440 kota dan
kabupaten di seluruh Indonesia.

Anggota Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas),
Kemal A Stamboel mengatakan kepada wartawan di Surabaya, Senin petang.
"Proyek Palapa Ring ini, diharapkan mulai berjalan tahun 2007 ini dan
dijadwalkan selesai dalam kurun waktu tiga tahun," katanya.

Kemal Stamboel tidak merinci total anggaran untuk pembangunan proyek
besar itu. Namun, pembiayaan proyek itu akan diserahkan sepenuhnya
kepada investor atau pihak ketiga.

"Sesuai jadwal, Juni akan dilakukan tender proyek serat optik
tersebut, cuma kami belum tahu persis berapa nilai proyeknya. Sejauh
ini, sudah banyak peserta (investor) yang ingin ikut tender," tambah
Kemal.

Untuk tahap awal 2007, jaringan itu sudah bisa terbangun di 18.000
desa di seluruh Indonesia. Sampai tiga tahun kedepan, total ada
sekitar 43.000 desa yang terhubung jaringan itu.

"Memang banyak yang meragukan proyek ini bisa selesai tepat waktu.
Tapi kami tetap optimistis," ujarnya. Proyek pembangunan jaringan ini
merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat akses
teknologi informasi dan komunikasi ke seluruh wilayah, termasuk pedesaan.

Detiknas yang diketuai langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan
wakil Menko Ekonomi Boediono dengan anggota pakar dan praktisi TI,
merupakan lembaga yang dibentuk untuk mengatur, mengawasi, dan
membantu perkembangan industri TI di Indonesia.

Sejumlah rencana yang sedang disiapkan pemerintah melalui Detiknas di
antaranya legalisasi perangkat lunak, penerapan nomor induk nasional,
e-budgeting, e-procurement, dan proyek Palapa Ring. (ANTARA/AWE)



Copyright 2006 Kompas Group

Kirim email ke