Menurut saya pribadi, sebaiknya semua orang tanpa harus menunggu, kompak semua langsung turun tangan menangkap orang yang melakukan tindakan kriminal tsb. Kalau saling menunggu, dan nggak ada kekompakan untuk saling menolong, pelaku kriminal itu makin berani saja melakukan tindakannya tsb.
Disayangkan sekali petugas keamanan tidak ada saat tsb ?. Lily --- In [email protected], "Ronal Baharuddin Hutagaol" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak Polisi, Dimana Anda Kemarin Sore??? > > > > Sebelumnya saya minta maaf kepada pihak pembaca tulisan saya ini yang > kebetulan adalah anggota kepolisian. Jalan HR Rasuna Said adalah Jalan yang > paling terkenal di kalangan pengendara bermotor (selain Jl Sudirman & Gatot > Subroto), karena jikalau melalui jalan ini haruslan kita perhatikan > rambu-rambu dan surat-surat yang lengkap, karena sedikit kita melanggar atau > saat tertangkap tidak memiliki surat-surat yang lengkap, habislah > sipengendara Motor. Jl. HR Rasuna said terkenal dengan Polisi-polisi > bermotor Besar dan menakutkan. Biasanya dan seperti biasanya kalau saya > pulang kerja melintasi jalan ini dalam radius 100 - 200 meter pasti ada > polisi yang berjaga (biasanya diputaran-putaran balik, atau di simpang mau > masuk jalur cepat. Kemarin, tepatnya tanggal 21 Mei 2007 antara > 17.30-18.00wib saya melintasi jalan tersebut, dan saat melewati Pasar > Festival sebelum terowongan Kuningan, saya melihat ada sekitar 6-8 orang > sedang duduk-duduk dibawah pohon dan tiba-tiba berlari cepat dan saat itu > kondisi sedang macet (seperti biasanya di jam pulang kerja jalur ini memang > macet), dan saya mendengat "BLETAKKK", dan ketika mengintip sebentar > ternyata gerombolan ini sedang mencopot PAKSA Kaca SPION Salah Satu Mobil > yang sedang terkena Macet tersebut dan berada di Jalur Lambat. Saya rasanya > ingin menolong, tapi mereka ada 6-8 orang sedangkan si Korban hanya > sendirian di Mobil dan Mobil-mobil di sekitarnya juga hanya Melihat dan > tanpa berbuat apa-apa. Nah, yang saya heran.... kenapa saat saya melintasi > jalur itu yang biasanya Banyak Polisi berMotor Besar ditempat- tempat yang > sebutkan diatas tiba-tiba tidak ada?? Dan yang menjadi Pertanyaan didalam > Benak Saya, apakah para gerombolan tersebut memang sudah tahu Jadwal Polisi, > sehingga mereka ber-Operasi disana. > > > > Saya rasa semua pengendara Bermotor setuju dengan pendapat saya, kalau > Jl. HR Rasuna Said adalah daerah yang paling banyak Polisinya, tetapi kenapa > sore kemarin tidak ada sama sekali dan bahkan Gerombolan yang me"RAMPOK" > kaca SPION bisa beroperasi secara Leluasa. Saya rasa pihak kepolisian akan > mengatakan bahwa mereka kekurangan personel, dan tidak semua bisa diawasin > (saya setuju dengan pendapat ini), tetapi yang membuat saya gusar, kenapa > saat mengadakan Razia (Resmi dan Tidak Resmi) personel Polisinya buanyak > sekali...... > > > > Untuk Saudara yang menjadi Korban Kemarin Sore, maaf saya tidak berani > membantu, saya sendirian dan mereka berjumlah 6-8 orang... > > Untuk Pihak Kepolisian..... Upayakan ada saat kami butuhkan, jangan ada > disaat kami tidak membutuhkan... > > Untuk kita semua, bagaimana mengupayakan solidaritas bersama dalam > mencegah hal-hal yang demikian.... (apakah bisa???) > > > > > > > > > > Ronal B Hutagaol > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
