http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0705/23/metro/3552112.htm ====================
Bogor, Kompas - Aparat Kepolisian Sektor Kota Bogor Utara masih memburu Sopian Lubis (46), tersangka pembunuh Ida Farida, istri tersangka. Kepala Polsekta Bogor Utara Ajun Komisaris Endang Rudianes mengatakan, semua tempat di Bogor yang diperkirakan biasa Sopian kunjungi, sudah didatangi anggotanya. Namun, sosok Sopian belum juga terlihat. "Kami memperkirakan tersangka masih ada di Bogor. Hasil penyelidikan anggota kami, yang bersangkutan tidak punya uang," kata Rudianes, Selasa (22/5) siang. Sopian telah menganiaya Ida, sehingga tewas, Senin lalu. Mayat perempuan terbakar Sementara itu, Polisi Sektor Metro Pademangan, Jakarta Utara, masih terus menyelidiki penemuan sesosok mayat perempuan yang sedang hamil sembilan bulan. Wanita itu ditemukan di kolong tol Ancol Baru, dekat PLTU Ancol, di tepi Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, pada Senin pukul 01.30. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Pademangan, Inspektur Satu Ali Gufron, menyebutkan, mayat wanita berusia sekitar 25 tahun itu ditemukan dalam kondisi terbakar pada bagian dada hingga kepala, tanpa identitas. Jari tangan dan kepala tinggal rangka, sehingga sulit dikenali identitasnya. Dia diduga korban pembunuhan terencana, karena diduga sedang menuntut pertanggungjawaban atas kehamilannya itu kepada seorang pria, atau pacarnya. Dokter ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Mun'im Idris, menyatakan, perempuan tersebut dipastikan tewas akibat dibakar hidup-hidup. Korban dibakar pelaku dalam posisi duduk, sehingga bagian atas tubuhnya hangus. "Ada kemungkinan korban tidak dibunuh di lokasi penemuan mayat. Saat ditemukan, korban telungkup. Padahal hasil otopsi menunjukkan ia dibakar dalam posisi duduk. Ini mengindikasikan ada unsur memindahkan korban setelah tewas," kata Mun'im Idris. Menurut Mun'im, wajah korban tidak lagi dapat dikenali. Namun, di kedua paha bagian dalam terdapat bekas luka berbentuk bulat. Tinggi korban sekitar 158 sentimeter. Hingga Selasa sore kemarin, mayat perempuan tersebut belum teridentifikasi. (RTS/CAL/NEL)
