oke makasih mas totot untuk tanggapannya,
mungkin agak panjang dan saya khawatir bisa deviate understanding
kalau dijelaskan mengenai metoda dalam milis yg berbicara sporadis
seperti di sini. tapi yang penting perlu disampaikan adalah aspek
penyadaran dan pemahaman latar-belakangnya. metoda bisa seribu macam,
tetapi cita-cita kita semua tetap sama yaitu meraih kebahagiaan dan
kesejahteraan.

Nah intinya dari tujuan Revolusi disini adalah kita harus kembali pada
fundamental keberadaan sebuah negara, yaitu hakekat dari perlunya
sebuah negara atau tidak. coba kita tanyakan pada diri kita
masing-masing seberapa signifikan sih saat ini negara indonesia
sebagai sistem/media dapat memberi manfaat bagi anda sebagai
warga-negaranya? apakah anda sudah merasa diperlakukan dengan adil,
atau apakah hak-hak dasar anda (diperlakukan sama di depan hukum, dll)
memang benar2x telah dipenuhi sebagaimana amanat undang-undang dasar
atau apapunlah namanya? itu saja indikator utamanya.

jika jawaban anda dan yg lainnya adalah iya, berarti anda dan kita
semua tidak mempersamalahkan adanya koruptor atau para pelaku
kejahatan lainnya yg dibiarkan bekeliaran bebas oleh negara melalui
kepolisian, kejaksaan, pengadilan,dan aparat2x hukum lainnya yg terus
diciptakan tapi seolah2x tanpa makna. kenapa? karena hasilnya nol
besar!@ kenapa nol besar? karena negara telah dikooptasi oleh penguasa
itu sendiri. itu sebabnya negara sudah tidak membawa manfaat lagi bagi
warga bangsanya.

nah kalau sudah begini buat apa ada negara? sama saja sederhananya
pemikiran kita seperti melihat ember. ..? ya ember.
ketika ingin menggunakan ember untuk membawa air, tetapi kalau ember
itu sudah bocor dimana-mana apakah kita masih ingin memakainya? bodoh
banget kalau ada orang masih pake ember bocor karena ketika ember tsb
ingin dipake untuk membawa air, kemudian dengan susah payah membawa
air dalam ember tsb sampai ke tujuan tentu nanti hanya akan tersisa
sedikit atau mungkin malah habis sekali.

ini persis seperti kita sebagai warga bangsa yang telah kerja keras
banting tulang dgn harapan dapat memperbaiki taraf hidup dirinya,
keluarga dan lingkungan sekitarnya, namun tiba2x timbul krisis
ekonomi, atau harga2x naik melonjak, inflasi sampai ratusan persen,
nilai tukar anjlok, dsb,... atau lebih parahnya anda sekeluarga
dihabisi oleh para garong dan kemudian mereka tetap bisa berkeliaran
bebas. dan habislah sudah semua usaha kita sbg warga masyarakat
setelah sekian tahun. persis seperti membawa air di ember yg bocor tadi.
kita tahu negara sbg sebagai sebuah alat/media telah bobrok, tetapi
kita masih pengen pakai. so, dimana manfaat negara? siapa yg bodoh di
sini?

nah revolusi adalah bertujuan mengembalikan makna dan fungsi negara
tadi ke posisi elementer atau yang disebut sebagai "elementary state".
artinya adalah harus dikembalikan pembentukan negara2x dalam skala
atau ukuran wilayah-wilayah (termasuk kependudukan) yang lebih
efektif/tepat guna dan sedemikian rupa sehingga mampu menjangkau dan
meresponse permasalahan2x yg dihadapi wargabangasa dengan lebih cepat.
berkeadilan dan termasuk dalam pendistribusian kesejahteraan. nah
setelah state2x elementer ini established mereka kemudian dengan
kesadaran bergabung dalam union state menjadi negara yg lebih besar

Jadi perlu tidaknya ada sebuah negara tidak lain adalah untuk melayani
masyarakat yang menjadi warga bangsanya untuk mencapai cita-cita yang
diinginkan sebagai sebuah bangsa. Tujuan ini tidak lain adalah
mencapai masyarakat adil makmur.

sekarang bayangkan negara sebagai sebuah model pada dasarnya
persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa menjadi sebuah negara hanya
empat yaitu :
1. adanya sekumpulan manusia atau biasa disebut wargabangsa
2. adanya wilayah berikut segala isi kekayaan dan
3. adanya sistem atau aturan sebagai tata kelola yg disepakati bersama
sebagai cikal-bakal sistem hukum nantinya.
4. adanya pengakuan dari negara-negara lain.

hanya itu!
jadi mungkin banyak dari kita yang belum menyadari bahwa ada lho
beberapa negara yang penduduknya hanya 10 ribu sampai 50 ribu orang
saja, punya wilayah berikut potensi kekayaan dan geostrategic
lokasinya, ada aturan (tata sistem) yg disepakati bersama, dan sudah
diakui sebagai negara oleh negara2x lainnya. artinya kita harus
pecahkan dulu mitos bahwa persatuan ("yg menindas") indonesia adalah
mutlak.

jadi kita harus pecahkan mitos negara indonesia yg bersatu dan besar
ini mampu bikin seluruh warga bangsa menjadi sejahtera. harapan kosong
yg terus ditiupkan dan seolah cita2x yg mulia ini paling mudah
didoktrinasi tetapi dibelakangnya adalah motive kekuasaan besar yg
bisa diakumulasi luar biasa. tahukah anda kalau lebih dari 80%
resources kapital di negeri ini sebenarnya  sebenarnya hanya dikuasai
oleh kurang dari 1% dari 220 juta populasi yg ada di negeri ini.
artinya apa, artinya adalah 99% populasi (hampir 220 juta)
memperebutkan hanya sisa2x kue/resources kapita yg kurang dari dari
20%. jadi demikian luar biasanya kekayaan indonesia, namun wajar kalau
masyarakat luas tidak sampai merasakan dan menyadari kalau mereka
sebenarnya telah dikurangi

peribahasa kita juga biasa menganut :
"mangan ora mangan sing penting kumpul" ,atau setara dengan
"sejahtera gak sejahtera yang penting bersatu".

ya konsekuensinya wajar kalau sebagian besar masyarakat kita kalau
bepergian akhirnya ngumpul2x berdesak-desakan didalam gerbong kereta
api atau bis kota seperti kambing-kambing. sadar gak padahal itu
dialami dari hari ke hari, dan waktu terus berjalan entah sampai kapan
akhirnya kesejahteraan dan kemakmuran bisa menghampiri mereka.

tidak mungkin saya bicara metoda disini, tapi jika anda masih ingin
jawabannya tentu tidak lain metode tersebut adalah : LAWAN! LAWAN! dan
LAWAN! apapun resikonya. karena semangat kita adalah "merdeka
(adil,makmur,maju,pintar,kuat) atau mati!"

rgrds

--- In [email protected], "Totot" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bisa jadi sih mas...
>
> Tapi bisa gak dijelaskan maksud REVOLUSI yg efektif dan
> hasilnya luarbiasa ini metodenya spt apa?
> Seperti perang kemerdekaan?
> Atau seperti peristiwa lengsernya Suharto?
> Mengorbankan banyak harta benda dan darah rakyat lagi, mas?
> Atau ada metode Revolusi yg aman dan damai?
>
> Mohon dicerahkan lebih detail biar gak inside box nih mas..
>
> salam,
> totot

Kirim email ke