Salam, Ormas berdasarkan kedaerahan, etnis, politik dan agama, dipelihara oleh PENGUASA untuk bermacam kepentingan baik kriminal, ekonomi maupun politis dan adalah semacam melempar batu sembunyi tangan.Karena banyak kegiatan Pemerintah atau Alat Negara, yang tidak jujur.Pemungutan pajak minuman keras dan pelacuran misalnya,terutama karena pertimbangan agama, tidak dapat dilakukan secara terbuka.Di luar negeri hal itu dapat dilakukan dan uang masuk kas negara tetapi dalam negara beragama yng munafik tidak dapat dilakukan dan yang diuntungkan adalah perorangan. Ini yang berlaku di Republik Indonesia.Karena itu maksud pembubaran oleh seorang pejabat, hanya untuk main sandiwara saja. Wasalam, Wal Suparmo
-- In [email protected], "Patrick" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Inilah saatnya saya merindukan "order & control" dari sebuah sosok yg > bernama pemerintah... > > FBR, FPI, PP, & organisasi preman lainnya sudah semakin sangat > meresahkan...Organisasi preman yg berbalut ideologi, semangat > kesukuan, agama, dsb..fenomena itulah yg (masih) menghiasi kehidupan > masyarakat..Saatnya, "order & control" dari pemerintah! > > Keberadaan semua organisasi preman itu bukan efek dari demokrasi yg > kebabalasan..Malah sebaliknya, demokrasi yg sangat amat kekurangan! > > Terbersit sebuah pertanyaan, apakah sbnrnya pemerintah juga > membutuhkan organisasi preman itu? > > Salam, > > Patrick Hutapea > > >
