Itu sebabnya orang2 Indonesia di negara lain juga tidak dihormati. Karena kita 
sendiri sesama orang Indonesia tidak bisa saling menghormati. 
   
  Saya punya cerita,
  Ketika saya naik tram di Melbourne. Ada serombongan student Indonesia naik ke 
tram yang saya tumpangi. Tidak lama kemudian naik ke atas tram polisi dan 
menanyakan ticket tram kepada setiap penumpang termasuk kepada anak2 student 
Indonesia tadi.Ternyata mereka tidak memiliki ticket tram. Polisi tersebut 
memperingatkan student Indonesia dengan kata2 kasar, "kamu orang2 Indonesia 
kaya-kaya tapi kenapa tidak mampu beli ticket tram (dlm bahasa Inggris) sambil 
menyodorkan kertas denda. 
  Seminggu kemudian saya menyaksikan kejadian yang sama cuma bedanya terjadi 
pada serombongan student Korea. Dari sebuah halte naik serombongan student 
Korea dan dari halte berikutnya naik seorang polisi ke atas tram dan kembali 
menanyakan ticket kepada para penumpang termasuk kepada student Korea tadi. 
Ternyata ..... mereka juga tidak memiliki ticket. Saya sedih sekali waktu 
melihat adegan polisi tsb tidak memaki dan tidak mendenda student2 Korea tadi, 
bahkan dengan senang hati polisi mengajari dengan sopan bagaimana caranya 
membeli ticket melalui mesin ticket yang ada di atas tram. Polisi hanya 
memberikan peringatan bahwa lain kali mereka harus membeli ticket tram.
   
  Ini merupakan bukti bagaimana polisi tidak menghormati student Indonesia. 
   
  Hormatilah orang lain kalau diri kita ingin dihormati. Apalagi yang 
diperlakukan tidak hormat ini adalah jenasah................... Sudah demikian 
bejatnyakah moral bangsaku?
   
  AniDj

rizka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Setelah melihat berita di tv, jenazah istri dibawa ke Rutan
karna suaminya ingin melihat istri untuk terakhir kalinya, 
karna suami sedang ditahan dan tidak mendapat izin untuk
pulang, sebegitu kaku kah aturannya ? Apa memang benar
seseorang yang ditahan tidak boleh izin untuk pulang sejenak
melihat jasad istrinya ? Seingat saya dulu Tommy Suharto
diizinkan menjenguk Suharto waktu sakit.
Saya sangat " ngenes " sekali melihat berita itu. Apalagi 
setibanya jenazah di Rutan, menurut saya tidak ditempatkan ditempat yang layak, 
hanya digeletakkan di lantai
didepan pintu Rutan, dan wajah jenazah menjadi tontonan
banyak orang, termasuk kamera para wartawan ? 2 orang 
keluarganya jatuh pingsan melihat hal tersebut. Sungguh
menyedihkan !!! Saya sangat prihatin sekali, dan semakin
muak dengan pemerintah INDONESIA !!

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke