Nah lha rak yo gitu lha wong masih banyak pekerjaan yang belum 
diselesaikan kok malah ribut soal dana DKP serahkan semuanya kepada 
KPK dan ICW biar semuanya jelas. Kalau memang menerima ya mbok yang 
legowo atau terbuka kepada publik jujurlah pada diri sendiri. Sampai 
kapan bangsa indonesia akan maju katanya pada tahun 2030 mo jadi 
negara terbaik kelima didunia. Jika para elite politik saling 
bertikai ya ndak jadi maju-maju malah hancur. 

salam 
igna




--- In [email protected], "Agus Hamonangan" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0705/29/utama/3561493.htm
> =====================
> 
> Soal Kasus Dana DKP Diserahkan KPK
> 
> Jakarta, Kompas - Prahara politik yang timbul berkaitan dengan 
kasus
> dana Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mereda Senin (27/5),
> setelah mantan Ketua MPR Amien Rais dan Presiden Susilo Bambang
> Yudhoyono bertemu sekitar 12 menit di bandar udara Halim
> Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (28/5).
> 
> Kemarin, Amien mengungkapkan pertemuan tersebut dalam jumpa pers di
> rumahnya di Pandeansari, Sawitsari, Depok, Sleman, Yogyakarta. 
Setelah
> itu, di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagaimana diberitakan Antara,
> Presiden juga mengungkapkan hal yang sama dalam jumpa pers 
mendadak,
> tanpa tanya jawab.
> 
> Amien mengatakan pertemuan dengan Presiden Yudhoyono berlangsung
> selama 12 menit, Minggu (27/5) pagi, di salah satu ruang tunggu
> Bandara Halim Perdanakusuma.
> 
> Menurut Amien, ada tiga hal yang dibicarakan saat itu yakni 
Presiden
> ingin membuka komunikasi yang selama ini mandeg, komunikasi untuk
> menghilangkan salah paham, dan keduanya sepakat masalah ini (aliran
> dana non-budgeter dari Departemen Kelautan dan Perikanan/DKP) 
masuk ke
> ranah hukum bukan politik sehingga masing-masing pihak harus pandai
> mengendalikan diri.
> 
> "Pertama presiden ingin membuka komunikasi yang selama ini mandeg,
> tentu dengan senang hati why not. Dengan komunikasi, katakanlah
> silaturahmi selalu ada manfaatnya," ujar Amien.
> 
> Pertemuan ini, menurut Amien terjadi bukan atas inisiatif dirinya.
> Sabtu malam, saat sedang berada di rumah, ia menerima telepon yang
> menanyakan kesediaannya untuk bertemu Presiden. Amien menyetujui 
asal
> tempatnya tidak di istana.
> 
> Peran Hatta Radjasa
> 
> Sementara itu, Presiden menjelaskan pertemuan dengan Amien Rais
> menghasilkan kesepakatan mengakhiri konflik politik dan meneruskan
> hubungan silaturrahmi.
> 
> Menurut Presiden, pertemuan terjadi setelah Menteri Sekretaris 
Negara
> yang merupakan salah satu fungsionaris Partai Amanat Nasional, 
Sabtu
> (26/5) sore, menghadap Yudhoyono. "Ia menceritakan telah 
berkomunikasi
> via telepon dengan Pak Amien Rais dan menyarankan saya bertemu 
dengan
> beliau," kata Yudhoyono.
> 
> Setelah mempertimbangkan permintaan itu, Presiden memutuskan untuk
> bertemu. "Pak Amien Rais terbang langsung dari Yogya ke Bandara 
Halim
> Perdanakusuma dan bertemu dengan saya hari Minggu," kata Presiden.
> 
> "Dalam pertemuan tersebut kami berdua sepakat mengakhiri konflik
> karena jika ini terus berlangsung akan menjadi tidak baik dari segi
> politik nasional," tambah Presiden.
> 
> "Sebagai Kepala Negara, saya ingin menunjukkan kepada rakyat 
Indonesia
> bahwa bisa saja di kalangan pimpinan politik terjadi perbedaan
> pandangan politik tapi silaturahmi harus tetap dipertahankan," 
katanya.
> 
> "Mengenai dana DKP, kami sepakat untuk menyerahkan kepada KPK," 
tambah
> Presiden.
> 
> Tetap akan membeberkan
> 
> Setelah Presiden mengecam Amien Rais dari istana kepresidenan di
> Jakarta, Jumat lalu, Amien menyatakan akan membeberkan soal aliran
> dana DKP Senin kemarin. Rencana itu tidak jadi dan diganti dengan
> pengumuman tentang pertemuan 12 menit tersrbut.
> 
> Namun, kemarin Amien sempat mengatakan, "Insya Allah pada forum dan
> waktu yang tepat saya membeberkan apa saja yang saya ketahui. Kalau
> dibeberkan sekarang akan menjadi komoditas media. Pro dan kontra 
akan
> menimbulkan segala macam tafsiran."
> 
> Dua bulan berlalu, menurut Amien, kasus dana DKP ini terus saja
> bergulir di media massa. Tampaknya masalah ini mulai memasuki ke 
ranah
> politik. Amien berharap kasus ini selesai lewat proses hukum yang 
fair
> dan adil.
> 
> Staf khusus Presiden bidang Otonomi Daerah dan Pembangunan Daerah 
Heru
> Lelono di Jakarta mengatakan, dengan adanya kesepahaman antara
> Presiden dan Amien Rais, persoalan kasus dana DKP bisa segera
> diselesaikan secara hukum, terutama melalui pengadilan yang 
sekarang
> tengah berlangsung.
> 
> Sementara Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris 
Jenderal
> Bambang Hendarso Danuri mengatakan, kepolisian belum mulai 
menyelidiki
> kelanjutan kasus dana non-budgeter DKP karena kasus tersebut masih
> dalam proses persidangan. Jika persidangan telah selesai, polisi 
baru
> dapat mulai menyelidikinya.
> 
> Ketua MPR Hidayat Nur Wahid kemarin mengatakan, dalam kasus dana
> DKPmeski hukum ditegakkan namun jangan sampai merusak pencapaian
> demokrasi di Indonesia, bahkan menghancurkan Indonesia.
> (WER/HAR/ RYO/MAM/SF/MZW/JON)
>


Kirim email ke