Menurut saya sich.....

Yang pasti, dari kejadian itu kita semua menjadi tahu bahwasanya masih ada 
sebagian dari institusi TNI yang masih berperan ganda "Sebagi TNI sekaligus 
Sebagai Tukang Pukul Pengusaha" 

Saya sangat berharap agar para Petinggi TNI tidak mengkambinghitamkan para 
prajuritnya, tetapi yang paling penting adalah Kembalilah ke jalan yang benar, 
yaitu menjadi TNI sejati.

Selain itu, para Prajurit TNI beserta para petingginya juga harus berani juga 
"Meminta" agar negara juga berlaku adil terhadap para "Birokrat & Plotisi 
Sipil" yang sudah jelas-jelas membobrokkan sendi-sendi "Ekonomi, Hukum dan 
Moral" bangsa ini, jangan mau hanya TNI saja yang selam ini diobok-obok 
semantara itu para politisi dan birokrat sipilnya berlindung dibalik "Tembok 
Demokrasi dan Ham" pada hal perilaku mereka tidaklah lebih baik dari pada 
paling tidak sebagian besar prajurit TNI. 

Salam,
Suhaimi
----- Original Message ----- 
  From: Haniwar Syarif 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, June 04, 2007 12:51 PM
  Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Teori Peluru Pantul : IQ Jongkok Dan Tuna 
Nurani


  Sebenarnya dalam wawancara TV , Panglima AL bilang menanggapi yang 
  nggakpercaya bhw peluru pantul bisa membunuh, jela s mengatakan.. peluru 
  pantul itu bisa sama mematikannya dengan peluru yg ditembakkan langsung..

  Jadi... dia tahu itu bahaya.. dan tentunya tentara lain juga tahu..

  Lalu... yaitu ... sudah tahu .. masih melakukan juga... kan namanya... 
  pembunuh rakyat kalau bukan IQ jongkok.

  Salam

  Haniwar

  

Kirim email ke