Saya coba kasih gambarannya ya:
1. Bank tidak akan memberikan data kita kepada pihak
manapun. Ini adalah integritas bank yg perlu dijunjung
tinggi.
2. Untuk, pengantaran kartu kredit, dan account
statement, Bank mempercayakan pengantaran tersebut
melalui POS Indonesia dan juga jasa Kurir. Disini ada
kemungkinan bocor walaupun mereka terikat perjanjian
integritas dengan bank.
3. Jasa kurir, untuk pengiriman keluar kota, sering
memberikan ke pihak ke tiga (outsource, mungkin tidak
ada pengikatan kerahasiaan).
4. Sering kali, kita juga berbelanja di toko2 dan
datang ke acara2 dan meninggalkan nama dan telpon.
Nah, untuk jasa kartu kredit, gampang sekali melihat
jika Anda datang ke acara yg mewah, maka kemungkinan
Anda adalah target market dari pihak penerbit kartu
kredit
5. Selama anda member di mana2, berarti data bisa
didapat dari keanggotaan anda.
6. Jadi, lasung aja jawab bahwa anda tidak tertarik
dan minta untuk tidak menelpon kembali.
Mudah2an membantu.
iz
--- d-she <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mba Kiki, mungkin gak siy kalo yang tau data2 kita d
> bank nnt cuma kita yang tau :D ( jd kalo misal ada
> yng mau liat data kita harus pake semacem pin gt)
>
>
> kiki sulistiyani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Aku juga mau komplen nih...kenapa sih data kita
> sampe semua orang tau...terutama orang yang nawarin
> kartu kredit? Beberapa kali aku ditelponin dari
> berbagai kartu kredit dari berbagai bank...Aku
> pernah denger sih katanya mereka memang
> tuker-tukeran informasi...Tau ga? bahkan ada yang
> pernah nelponin beberapa kali ke rumah...aduuuhhh
> kita berhak ga sih bilang ke bank kalo data kita
> jangan dikasih-kasih ke orang???
>
> Maaf ya berapi-api
>
>
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz