Satria by name, Satria by nature......di jaman yang tidak menentu
masih ada kesatria yang satria berani mengakui kekeliruan. Kata maaf
jarang terdengar di Indonesia tapi ketika terdengar selalu menyejuk-
kan hati...angkat topi dan thumbs up buat pak Satria, semoga
kesatrian seperti ini akan terjangkit ke seluruh negeri.
Pahlawan masa depan adalah bukan yang jago tembak main bedil2-an di
medan perang, tapi tapi pahlawan masa depan adalah kesatria yang
Satria berani mengakuai kekeliruan. Pak Satria, you ca be a pahlawan
moral....welldone sir...salam dan hormat(ala militer).


--- In [email protected], Satria Dharma
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wa alaikum salam wr wb.
> Mas Andri,
> Terima kasih banyak atas suratnya. Saya sangat menghargainya. Salam
> kenal untuk Anda. Nampaknya memang ada kesalahpahaman dalam masalah
> tersebut. Tapi surat ini menjernihkan semua permasalahan. Saya juga
> mohon maaf jika secara gegabah mengira Anda sengaja hendak mengaku
> sebagai penulis artikel.
> Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya pada Anda yang telah
> mengirimkan artikel tersebut ke berbagai milis sehingga dapat dibaca
> oleh banyak orang.
> Semoga Allah melimpahi Anda dengan berkah dan rahmatNya. Amin!
> Salam
> Satria

Kirim email ke