The Japan Foundation akan mengadakan dua kunjungan pemutaran film Jepang melalui program Cinema Caravan. Kunjungan Cinema Caravan yang pertama ke kawan-kawan dari Komunitas 1001 buku, sebuah jaringan taman bacaan dan relawan, akan mengadakan acara pemutaran film di:
Tempat : Sanggar Barudak, Tegal Gundil, Bantar Jati - Bogor. Hari/Tanggal : Jumat, 22 Juni 2007, pukul 14:00 Kunjungan kedua adalah ke SMA 4 Bekasi. Pemutaran film akan dilakukan pada: Tempat : SMA 4, Bekasi Hari/Tanggal : Selasa, 26 Juni 2007, pukul 09:00 Film yang akan diputarkan adalah Semangat Sumo. Berikut sinopsisnya: Semangat Sumo komedi/1993 Sutradara/Skenario: Masayuki Suo Pemain: Masahiro Motoki, Misa Shimizu, Akira Emoto, Naoto Takenaka Yamomoto mendapatkan Prof. Anayama sebagai pembimbing skripsi. Menurut Prof. Anayama, beliau bisa menjamin agar Yamamoto bisa segera mendapatkan pekerjaaan apabila suduh lulus asalkan ia dapat lulus ujian skripsi. Tapi, Prof. Yamamoto memberikan ultimatum lain: ikut klub sumo atau tidak lulus sama sekali! Karena tidak punya pilihan, Yamamoto mengikuti klub Sumo yang dibimbing oleh Prof. Anayama. Prof. Anayama sendiri adalah seorang mantan jawara sumo di kampus, dan ia tidak rela melihat nasib klub itu saat ini, yaitu menjadi sebuah tim dengan satu anggota. Klub sumo terancam bubar. Dengan dibantu oleh manajer klub yang cantik, Nn. Kawamura, Prof. Anayama mulai merekrut beberapa anggota, dimulai dengan Yamamoto, sang mahasiswa miskin. Setelah itu, sang professor mulai merekrut Aoki (bekas anggota klub yang tidak becus), Tanaka (pemuda gendut yang tak pernah mengikuti klub apa pun), Haruo (saudara Yamamoto yang bosan menjadi pegulat professional), dan Smiley (seorang yang bergabung semata-mata untuk mendapatkan akomodoasi gratis). Dengan kemampuan manajerial yang baik, Kawamura berhasil membawa tim ini tampil di TV dan juga menarik banyak penggemar wanita. Salah satunya adalah Masako, yang menderita kelebihan berat seperti Tanaka, jatuh hati pada Haruo dan menjadi anggota sebagai tenaga untuk masak dan mencuci. Pementasan pertama mereka sangat buruk. Prof. Anayama yang kecewa, membawa mereka ke kampong halamannya untuk berlibur dan menyuburkan badan. Suatu hari, mereka berlatih dengant im sekolah setempat dan menang. Pada turnamen divisi rendah, mereka menang dan berhasil naik divisi. Namun Haruo menderita cedera patah tangan, padahal hari berikutnya mereka harus maju bertanding di divisi yang lebih tinggi. Sementara semua putus asa mencari pengganti, Masako maju secara sukarela. Padahal, dalam olahraga Sumo, wanita sama sekali tidak diijinkan, bahkan hanya untuk sekedar masuk gelanggang. Lagipula, saat bertanding seorang pesumo hanya menggunakan mawashi atau cawat olahraga warna-warni.. informasi lebih lanjut tentang program cinema caravan, silahkan hubungi Dipo via email ke [EMAIL PROTECTED], atau melalui telpon ke (021) 520 1266. salam Dipo Siahaan [Non-text portions of this message have been removed]
