Ada sesuatu pepatah dari negeri cina yang mengatakan "Jika satu jari telunjuk kita menunjuk orang lain maka ke 3 jari kita menunjuk diri kita sendiri". Lhooo kita ngak usah jauh jauh menunjuk negara negara lain yang melecehkan kita karena banyak orang dinegeri kita sendiri yang juga meremehkan Republik Indonesia. Mau contoh? Lihat saja acara Republik Mimpi di Metro TV. Semua pihak yang diundang dalam acara tersebut juga berbahagia jika bisa meremehkan negaranya sendiri. Mau contoh? Dari AMIN RAIS, GUS DUR dll juga meremehkan Republik Indonesia yang pernah mereka jabat sebagai Pejabat Tinggi negara.
Mohon maaf jika ada yang tidak setuju dengan pendapat saya tapi apa ada yang tidak setuju dengan pendapat saya?????????????????????????????? Hardjo ============================================================================================================================ ----- Original Message ----- From: walsuparmo To: [email protected] Sent: Tuesday, June 19, 2007 1:30 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Malaysia Cenderung Remehkan Indonesia Salam, KENYATAANNYA Indonesia tidak hanya diremehkan oleh Malaysia tetapi oleh bangsa2 di Asia lain ,apalagi di dunia.China jelas meremehkan Indonesia dan juga Thailand dan mungkin Filipina. Apa sebabnya? Karena Perbuatan dan KEADAAN Repubulik Indonesia yang sudah ketinggalan 10 tahun dengan negara2 tetanggga apalagi PUSAT Korupsi, Mafia Pengadilan dan tempat persembunyian teoris Islam maupun Amerika.Malaysia suka menghina Indonesia karena, angkatan bersenjata Indonesia adalah macan ompong dan menyembunyikan teroris ABB. Ini tidak disadari dan tidak MAU disadari oleh bangsa Indonesia yang cenderung menyalahkan bangasa lain karena dirinya sendiri paranoid. Wasalam, Wal Suparmo --- In [email protected], Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mengapa Malaysia (juga Singapore, Taiwan, Australia dkk) nampaknya > suka meremehkan Indonesia? > Apakah karena mutu kita yang kadang-kadang begitu mentertawakan? > > Tidak ada yang meremehkan Israel, Swiss, Taiwan, Jepang, Jerman, UK > atau USA... > Tapi yang namanya Indonesia ini kadang-kadang asyik buat jadi bahan > lelucon! > > Mengapa begitu? > Nah, inilah yang harus kita jawab! > Bagaimana rekan-rekan sekalian? > > Salam > Las. . [Non-text portions of this message have been removed]
