Hehe bukan, Pak. Alhamdulillah sampai hari ini saya belum pernah 
masuk tipi.

Mengapa mereka tidak ngebom koruptor? Dugaan saya karena di mata 
mereka umat Islam di Indonesia, yang korupsi maupun yang tidak, 
adalah korban, Pak. Korban dari imperialisme budaya dan ekonomi 
barat. Pemerintahan kita yang korup adalah akibat belaka dari 
kebodohan kita meniru-niru sistem demokrasi yang konon asalnya dari 
barat itu. Kebobrokan moral masyarakat kita adalah akibat infiltrasi 
liberalisme dan kapitalisme dari barat. Kelihatan kan? Yang salah 
itu BARAT lho, Pak. Bukan diri sendiri.

Solusinya? Solusinya hanya satu, yaitu "kembali" ke sistem politik 
khilafah yang pernah digunakan di Asia Barat dan Mediterania selama 
satu milenium dari abad ke 7 hingga abad ke 17 yang katanya terbukti 
sukses. Cuma sayangnya solusi ini tidak bisa sampai lewat jalur 
demokrasi. Belum ada kan partai yang menang dengan platform 
khilafah? Jadi untuk menggolkan ini digunakanlah jalan lain.

Yang siwalan tujuh turunan, ternyata "jalan lain" itu adalah metode 
teror yang pakai bunuh-bunuhan atau ngebom gereja. Tujuannya biar 
pemerintah bertindak represif, membatasi kebebasan masyarakat, 
membalas membunuhi para teroris, dengan akibat pemerintah nantinya 
makin dibenci rakyatnya sendiri. Kalau ini sudah terjadi barulah 
sayap "non-teror"-nya tampil sebagai penyelamat dan mengambil alih 
kekuasaan. 

Ketatnya pengamanan naik pesawat terbang, serangan AS ke Afghanistan 
dan Iraq, sulitnya orang Islam memasuki AS, penjara di Guantanamo 
adalah salah satu bukti KESUKSESAN terorisme terhadap AS. Mereka 
berhasil menciptakan rasa antipati terhadap AS justru akibat 
tanggapan AS sendiri terhadap serangan 11 September 2001. Jadi 
tujuannya serangan 9/11 itu bukan untuk menghancurkan AS, tapi lebih 
untuk memancing tindakan balasan AS.

Sebaliknya gaya Indonesia yang santai-santai saja, tidak memperketat 
pengamanan di airport, tidak menangkapi teroris tanpa pengadilan, 
membebaskan Abu Bakar Baásyir justru bukti KEGAGALAN terorisme. 
Mereka tidak berhasil menjadikan pemerintah Indonesia seperti AS 
yang grusa-grusu melanggar HAM dan hukum internasional dan berakibat 
makin dibenci orang. Walaupun jujur saja saya tidak tahu juga apakah 
kesantaian Indonesia ini karena benar-benar paham taktik dan tujuan 
teroris ataukah karena memang lelet dari sononya :-)

Jadi kalau para anggota TPM itu mau ngomong macam-macam biarkan 
sajalah; biar ketahuan mutunya. Semakin ditekan mereka semakin 
menjadi martir dan makin kalahlah kita. Sebaliknya jangan juga 
didukung macam sampai diterima anggota DPR itu. Itu sih kebangetan 
juga.

Salam kenal kembali Pak Suhaimi.

Andi


--- In [email protected], "Suhaimi" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mohon maap ikut nimbrung nich...!
> Salam kenal Pak.Andi.
> Anyway, apakah Bapak adalah Pak.Andi Samudra yang sering saya 
dengar suka ikutan interaktip pada beberapa acara talk show TV itu ?
> 
> Maap loh...Pak. Andi, yang membuat saya ga abis pikir adalah 
saudara-saudara kita yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme 
itu, kalo ditanya apa sich...motivasinya ?
> jawaban mereka seragam yaitu "Membela Umat Islam Palestina, Umat 
Islam Irak, Umat Islam Afgan, Umat Islam Bosnia dll" yang ditindas 
oleh Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya.
> 
> Pertanyaan saya adalah : Kenapa ya...saudara-saudara kita itu 
tidak memperjuangkan saja nasib "Umat Islam Indonesia" yang jelas-
jelas telah dan terus menerus didzolimi oleh sesama Umat Islam 
Indonesia sendiri ?
> 
> Tidakkah saudara-saudara kita itu menyaksikan sendiri betapa "Umat 
Islam Indonesia" terus terpuruk dalam Lingkaran dan Kubangan 
Kemiskinan dan Kebodohan ? akibat dari Perbuatan "Korupsi" yang 
dilakukan oleh "Umat Islam Indonesia yang satu atas Umat Islam 
Indonesia lainnya"    
> 
> Tidakkah saudara-saudara kita itu menyaksikan, bahwa yang telah 
membangkrutkan bangsa ini adalah Umat Islam Indonesia sendiri ?
> 
> Tidakkah saudara-saudara kita itu menyaksikan, bahwa 
para "KORUPTOR" yang telah membuat Umat Islam Indonesia menjadi 
Miskin dan Bodoh itu adalah Umat Islam Indonesia juga. KENAPA YA... 
SAUDARA-SAUDARA KITA ITU GA NGEBOMIN AJA ITU PARA KORUPTOR ? 
> 
> Wassalam.
> Suhaimi
> 
> ----- Original Message ----- 
>   From: si_andi 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Tuesday, June 26, 2007 10:00 AM
>   Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Anomali terhadap Terorisme
> 
> 
>   Saya setuju dengan Pak Tri Handoko.
> 
>   Banyak ideologi yang aneh-aneh di muka bumi ini, 
seperti "pendeta" 
>   Jim Jones yang mengaku reinkarnasi Yesus (dan believe it or not, 
>   Buddha Gautama), tapi kemudian mengajak 900 orang bunuh diri 
rame-
>   rame di Guyana. Kalau melihat curriculum vitae-nya Jim Jones 
jelas 
>   dia seorang yang agamis (sampai menjadi pendeta di sebuah gereja 
di 
>   AS). Tapi kenapa dia sampai begitu?
> 
>   Juga kalau tidak hati-hati bisa-bisa kita salah menduga kalau 
>   kegiatan Klu Klux Klan itu ada dasarnya dalam agama Kristen 
hanya 
>   karena pengikutnya suka bawa-bawa salib raksasa.
> 
>   Orang-orang ini jelas matang secara ideologi. Kalau tidak 
alangkah 
>   sulitnya menghasut ratusan orang melakukan hal-hal yang di luar 
>   kemanusiaan. Tapi pertanyaan saya sama dengan Pak Tri: ideologi 
yang 
>   mana? 
> 
>   Menjawabnya pastilah perlu kehati-hatian, berpikiran terbuka, 
dan 
>   tidak emosional.
> 
>   Andi
>


Kirim email ke