Salam,
Pengalaman dalam MEMBELI Amdal untuk mendirikan BTS. Semua rakyat 
yang tinggal disekeliling menara keberatan dan tidak mau tandatangan 
tetapi Amdal tetap keluar dengan membayar mahal.
Saya kira PLTN  Gunung Muria juga demikian.Tetapi karena ternyata 
baru gagasan saja  maka masih dapat dibatalkan dan paling sedikit 
dipindahkan kepulau dekat pulau Jawa yang tidak/jarang penduduknya.
Wasalam,
Wal Suparmo


-- In [email protected], "Ignatius Sapto Condro" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> iscab:
> 
> Kalau tata ruang itu termasuk juga jalur transportasi juga, ya? 
Aku tidak
> mengerti planologi dan ilmu teknik sipil maupun arsitektur.
> 
> Kalau membangun PLTN pasti si pemikir sudah punya bayangan jalur
> transportasi bahan baku dan limbah. Uranium datang dari pelabuhan, 
dikirim
> ke PLTN, pasti lewat jalan tertentu. Kemudian limbah dari PLTN, 
dikirim ke
> lokasi pembuangan limbah, juga pakai jalur tertentu. Nah jalur 
radioaktif
> ini disebut jalur castor. Di negara-negara Eropa, kelompok-kelompok
> lingkungan hidup banyak mempermasalahkan castor. Di negara-negara 
bagian
> tertentu pada suatu negara di Eropa, yang partai environmentalis 
berpengaruh
> kuat, pemerintahnya menolak daerahnya dijadikan jalur castor.
> 
> Nah, hitung-hitungan ekonomis dan energi mungkin sudah 
diperhitungkan oleh
> perencana PLTN Muria. Bagaimana dengan hitung-hitungan konflik 
sosial yang
> timbul, ketika suatu daerah di Indonesia menolak dijadikan jalur 
castor.
>

Kirim email ke