Pak Paulus, anda benar, tv hanya merupakan receiver.
Saya tidak tahu metoda yang digunakan nielsen
sekarang, tapi dulu sekali saya pernah mengikuti
presentasi dan training dari nielsen. mereka
menggunakan sample, yaitu orang2 yang akan menjadi
respondennya. pesawat tv di rumah mereka dipasangi
suatu alat (saya lupa namanya) yang secara otomatis
akan merekam perpindahan channel pesawat tv tersebut.
seminggu sekali data ini diambil oleh petugas dari
nielsen. data yang diambil ini akan diolah dan
didistribusikan kpd client2 mereka.
mengenai apakah jumlah sample sudah memenuhi kaidah
statistik, itulah yang selalu dipertanyakan.
Jadi pak paulus, kalau anda bukan responden nielsen,
anda mau mematikan tv atau menyetel terus2an tidak
akan berpengaruh kepada rating.
salam,
dhaniar
Posted by: "Paulus Tanuri" [EMAIL PROTECTED]
p_tanuri
Fri Jul 6, 2007 1:54 am (PST)
Maaf agak lama responnya.
Nah kebetulan karena ada orang nielsen di sini,
tolong dijelaskan bagaimana caranya sehingga kalau tv
di rumah saya, saya
dimatikan, jumlah angka rating di kantor anda (di
nielsen ) bisa berkurang ?
Yang sebenarnya itu bagaimana cara nielsen mendapatkan
angka-angka rating
tersebut ?
Maaf ya, mungkin saya yang ketinggalan teknologi. Tapi
menurut pengetahuan
saya saat ini, tv cuma sebagai receiver seperti juga
radio. Jadi bagaimana
nielsen bisa tahu kalau saya mematikan tv atau tidak.
Sama halnya apakah
saya mematikan atau menyalakan radio atau tidak.
Kalau bisa dijelaskan detailnya, mungkin akan bisa
membantu.
Regards,
Paulus T.
____________________________________________________________________________________
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's
Comedy with an Edge to see what's on, when.
http://tv.yahoo.com/collections/222