Betul, cuma saya tetap heran. Dengan pendapatan Rp 3.5 juta, sampai bisa dapat KTA Rp 100 juta, si Ibu ini mesti dapat kredit dari sekitar 10 bank karena biasanya pagu KTA itu sekitar 2-3 bulan gaji. Lantas yang ajaib lagi, bagaimana mereka bisa hidup selama ini kalau cicilan utangnya mencapai 2 kali gaji?
Memang orang Indonesia itu jago berakrobat menyiasati hidup; cuma yang ini saya mesti angkat topi. Akrobatnya sepertinya sudah kelas bu kek siansu.. Andi --- In [email protected], "goenardjoadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Yah Pak Andi, > > yang namanya masuk jurang itu pelan-pelan pak, sedikit demi sedikit > terjerat, namanya terjerat hutang. > > makanya jadi besar pak. > > salam, > Goen > > --- In [email protected], "si_andi" <si_andi@> > wrote: > > > > Pak Goen, > > > > Kok ada orang berpendapatan Rp 3.5 juta sebulan bisa dapat Kredit > > TANPA AGUNAN yang CICILAN-nya saja Rp 8 juta? Kalau cicilannya 24 > > bulan, pokok utangnya bisa lebih Rp 100 juta. Bank mana yang > > seceroboh itu? > > > > Andi >
