Dari saya masih murid SD sampai sekarang sudah bekerja, Noegraha Besoes ini 
boleh diilang orang yang “konsisten”, maksudnya dari zaman orba sampai ganti 
berapa kali presiden RI, posisinya sebagai sekjen PSSI tak lengser2. Sebenarnya 
apa sich prestasi dia, baru bisa membela diri bahwa lampu stadion GBK sempat 
mati karena nggak kuat nahan beban aja bangga.

  Terlalu memang, apa tidak ada regenerasi kepemimpinan di PSSI ? Tidak adakah 
system reward & punishment disana ? Tapi yach susah kayaknya selama jabatan 
ketua PSSI saja bisa dijabat mantan napi kasus korupsi, seolah nggak ada orang 
lain yang lebih berhak.

  Jadi pengen usul nich, gimana kalau sehari sebelum kampanye pilkada DKI 
dimulai maka diadakan pertandingan persahabatan antara tim sukses Adang 
Darajatun vs tim sukses Fauzi Bowo. Kalau memang ahlinya, berperanlah dalam 
posisi kapten. Tapi kalo hanya mau tukang suruh2 doank, jadilah pelatih. Kita 
lihat saja kalau mengurus 11 pemain saja amburadul, apalagi ngurus pemda DKI 
yang masalahnya se-abrek.

  NB :
  Seandainya saja pak presiden, wapres, mantan pres/wapres ketua MPR, DPR, BPK, 
MA, bisa nonton bareng rakyatnya, ach betapa damainya negeri ini. Jadi di 
tribun VIP, kita bisa melihat tokoh2 negeri ini macam : SBY, JK, Amien Rais, 
Akbar Tanjung, Megawati, Gus Dur, Sultan HB X, bisa berkumpul menyaksikan anak 
bangsa sedang berjuang. Lupakan rebutan kepentingan, hanya untuk kebanggan 
bangsa semata para pemimpinnya menunjukkan rasa kompak.



Kirim email ke