Laporan Wartawan Kompas Wisnu Nugroho A http://www.kompas.co.id/ver1/Nasional/0707/16/131657.htm =====================
PADALARANG, KOMPAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan capaian pemerintahan yang dipimpinnya terutama terkait peningkatan kesejahteraan rakyat. Presiden menyebut, angka kemiskinan turun disertai dengan turunnya penemuan kasus gizi buruk. Namun, karena terburu-buru, penurunan jumlah kasus gizi buruk yang disampaikan Presiden dalam sambutan peresmian pabrik farmasi di Padalarang, Jawa Barat, Senin (16/7) keliru. Niat Presiden ingin menyampaikan penurunan, yang terucap justru kenaikan jumlah kasus gizi buruk dari tahun 2005 ke tahun 2006. Presiden menyebut, jumlah kasus gizi buruk turun pada tahun 2007 berjumlah 17.000 menjadi 19.000 pada tahun 2006. Penurunan yang diucapkan itu membuat para hadirin yang menyimak pidato Presiden tengok kiri kanan. Ada yang keliru. Usai pidato, koreksi atas kekeliruan ucapan Presiden disampaikan. Yang dimaksud penurunan kasus gizi buruk seharusnya adalah data yang disusulkan. Tahun 2005, jumlah kasus sebanyak 76.176 dan turun drastis menjadi 19.567 kasus pada tahun 2006. Koreksi ini melegakan semua hadirin yang kebingungan menangkap apa yang sebelumnya diucapkan Presiden. Yah, Presiden juga manusia... Copyright 2006 Kompas Group
