Salah satu daily publication newspaper di UK menempatkan kolom special untuk 
anak-anak setiap hari Minggu pada "Sunday newspaper" nya. Dan artikel yang 
menarik yang saya baca pada hari Minggu kemarin, adalah mengenai "Orang Utan". 
Dibawah ini saya quote tentang artikel tersebut. Karena bagi saya sangat 
menarik dan anak-anak di UK bisa membaca dan memepelajari tentang Urang Utan 
yang hampir punah tersebut.

Judulnya: "Incredible critters - Orang Utan"- (tidak ditulis "creatures"), 
sebagai bahasa yang dipakai unuk anak-anak dibawah 10 tahun.

Orang Utans are great apes that live only in the Indonesian forests of Sumatra 
and Borneo (Kalimantan). They eat a diet of fruits, leaves, shoots and seeds 
and they spend most of their day looking for food, eating and resting.

Like other young monkeys and apes, baby orang utans lead risky lives, and more 
than half of them die before their first birthday. Things aren't any better for 
adults, either, as these AMAZING animals are very close to extinction.

It's difficult to know exactly how many orang utans are living in the wild as 
they are such secretive animals but we do know there are only a few thousand 
Sumatran orang-utans left - and most of those are expected to die in the next 
ten years.
The major problem they face is loss of HABITAT. Their FOREST home is being CUT 
DOWN so the WOOD can be sold, and so the land can be used to grow trees to make 
PALM OIL.

Artikel tersebut sangat sangat kuat sekali dalam menerangkan kepada anak-anak 
bahwa satu macam species binatang didunia akan punah. Maka anak-anak harus 
menjaga supaya tidak memakai kertas sembarangan (kertas dibuat dari "pulp" 
kayu), agar binatang yang hidup didalamnya tidak punah.
Mengapa koran-koran di Indonesia tidak mempunyai special kolom yang memuat 
artikel-artikel yang membawa makna yang berharga bagi anak-anak di Indonesia? 
Jika anakanak di Inggris mempelajari akan kepunahan hutan di Indonesia, mengapa 
anakanak di Indonesia sendiri tidak?
Semoga KOMPAS akan membuat kolom tersendiri bagi anak-anak untuk mempelajari 
ke-aneka-ragaman hayati di Indonesia yang lama kelamaan akan punah.

Salam,
Yuli


       
---------------------------------
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, 
when. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke