Dapatkan BREAKING NEWS di handphone Anda, ketik REG KCM BN 3 kirim ke 5454 
(TELKOMSEL), ketik REG BN 3 (XL, FLEXI, FREN) kirim ke 9858.

Penggila bola jangan ketinggalan gosip dan transfer Liga EROPA, ketik REG 
KCM ITALIA, ketik REG KCM INGGRIS, ketik REG KCM SPANYOL kirim ke 5454 
(TELKOMSEL), ketik REG ITALIA, ketik REG INGGRIS, ketik REG SPANYOL kirim ke 
9858 (XL, FLEXI, FREN)
Dapatkan juga infor terbaru F1 dan MotoGP, ketik REG KCM F1 dan ketik REG 
KCM GP kirim ke 5454 (TELKOMSEL) dan  ketik REG F1 dan ketik REG GP kirim ke 
5454

Harga 1 SMS Rp550, berhenti ketik UNREG KCM (TELKOMSEL) atau ketik UNREG 
keyword (XL, FREN, FLEXI)

Kini Anda bisa pasang iklan mini di Kompas lewat SMS
Ketikkan INFO dan kirimkan ke 0812 106 1000

-----------------------------------------------------------

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/161751.htm
Din Syamsuddin Bertemu PM Thailand
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin bertemu dengan Perdana 
Menteri Thailand Surayut Chulanont di Gedung Pemerintah Thailand

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/161239.htm
Masyarakat Belum Tentu Pahami Calon Independen
Kemampuan masyarakat menangkap apa itu yang disebut calon independen patut 
diragukan karena selama ini masyarakat mengenal tokoh dari partai.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/150327.htm
Kejagung dan BPK Tandatangani MoU
Kejaksaan Agung dan BPK, Rabu (25/7) tandatangani kesepahaman bersama tindak 
lanjut penegakan hukum terhadap hasil pemeriksaan BPK.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/143426.htm
Laode Ida Siap Maju Pilkada Sulawesi Tenggara
Wakil Ketua DPD Laode Ida menyambut baik putusan MK yang membuka kesempatan 
majunya calon perseorangan dalam pemilihan kepala daerah.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/142813.htm
Deputi Menlu Thailand Terima Din Syamsuddin
Wakil Menlu Thailand Sawanit Kongsiri menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat 
Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin di ruang kerjanya di Bangkok Rabu (25/7)

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/142513.htm
Panglima TNI Harapkan Proporsionalitas Penganggaran Pertahanan Tetap 
Diperhatikan
Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengakui alokasi anggaran yang diberikan 
pemerintah untuk pos pertahanan, masih jauh dari kebutuhan ideal.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/141625.htm
Perkebunan Kelapa Sawit Ancaman Bagi Orang Utan
Pusat Perlindungan Bagi Orang Utan, Rabu (25/7) mendesak Pemerintah Indonesia 
hentikan segera pembatan hutan untuk dijadikan kebunan kelapa sawit.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/133818.htm
Mabes TNI Kerja Sama dengan Lima PTN
Mabes TNI menggelar kerja sama dengan lima perguruan tinggi negeri terkait 
pengembangan SDM, ristek, ilmu pengetahuan dan rekayasa permesinan.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/121301.htm
Wapres: Pengendalian Penduduk Harus Wajar
Wapres Jusuf Kalla mengatakan pengendalian jumlah penduduk harus dilakukan 
dengan cara-cara yang wajar dengan memerhatikan HAM.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/115240.htm
Cak Nun: Sumpah Merupakan Jalan Terakhir
Emha Ainun Najib mengatakan sumpah terhadap warga korban lumpur merupakan jalan 
terakhir untuk menyelesaikan permasalahan tentang ganti rugi.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/113344.htm
Menteri PU Tinjau Jalur Lintas Timur Sumatera
Menteri PU Djoko Kirmanto, dijadwalkan meninjau perbaikan Jalintim Sumatera di 
Provinsi Riau dan Jambi, mulai Rabu (25/7) hingga Kamis (26/7).

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/100626.htm
Pengujian UU 32/2004 Berlanjut
Pengujian terhadap Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 mengenai Pemerintahan 
Daerah seolah tanpa henti.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/100328.htm
Lapindo Juga Harus Disumpah
Korban lumpur meminta agar tidak hanya korban saja yang harus disumpah untuk 
mendapatkan ganti rugi bangunan, Lapindo Brantas juga harus disumpah.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/095833.htm
Cak Nun Sumpah Korban Lumpur
Emha Ainun Najib alias Cak Nun menyumpah 500 korban lumpur Lapindo Brantas Inc 
dari Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera 1.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/020836.htm
Lee Kuan Yew: Multipartai Itu Menyulitkan
Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew (84) mengakui tak mudah 
memerintah negara sebesar Indonesia.

http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0707/25/010305.htm
Menag Berharap TNI Tetap Bantu Rakyat
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni berharap TNI Manunggal Membangun Desa 
dapat mencapai tujuan programnya untuk membantu rakyat. 



----------------------------------------------------------

SELAMAT MEMBACA
Untuk membatalkan langganan News by E-mail, silakan klik
http://www.kompas.com/newsmail/unsubscribe.htm 


Kirim email ke