Saya memahami perasaan ibu/bapak namun mari kita mencoba untuk berpikiran positif terhadap kejadian ini. Yang dilakukan oleh pegawai Time Zone ini adalah "preventive action" dari kemungkinan kejadian "yang dia khawatirkan bila itu terjadi"... Jadi sebenarnya adalah proteksi terhadap keselamatan anak.
Nah, yang dirasakan adalah over proteksi... Pengalaman ibu/bapak menyatakan bahwa jangan over proteksi, si anak ngga apa2 koq... Namun, si penjagakan tidak ada pengalaman dengan anak ibu, untuk itu dia mengambil langkah yg paling save. Saya rasa dalam hal ini tidak ada maksud merendahkan si anak. i.z. Gerakan Berpikir Positif --- Enda Nasution <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalau di Dunia Fantasi biasanya untuk permainan yang > membuat pusing suka ada > tanda penderita epilepsi dilarang untuk naik. > > Saya kira Time Zone hanya berhati-hati saja, karena > mereka tidak tahu dan > tidak menhendaki resiko kalo ada reaksi yang tidak > diinginkan dari putra > sang ibu setelah menaiki jet coaster. > > -- > Enda Nasution. > *Ask "Why not?" a lot and often* > � Visit the blog .. http://enda.goblogmedia.com � > � or more: [ym <http://enda_001>][tw > <http://twitter.com/enda/>][fs<http://friendster.com/enda> > ][mp > <http://enda001.multiply.com/>][fb<http://www.facebook.com/p/Enda_Nasution/500978931> > ][mob <http://+6281394871625>][flickr > <http://flickr.com/photos/enda/>][ > linkedin <http://linkedin.com/in/endanst>] � > > > On 7/31/07, Agus Hamonangan > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Dari surat pembaca KOMPAS (Red YTH) > > > > > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0707/31/opini/3721783.htm
