Pak Haniwar boleh juga cara kampanyenya. Saya sendiri tidak banyak tahu kejelekan dan kebaikan masing-masing calon, cuma sebal saja karena calonnya cuma 2 dan adanya kecurigaan mengingat harta keduanya yang jumlahnya cukup besar, apa ya sebagai pegawai negeri dapat diperoleh harta sebesar itu tanpa korupsi? Jadinya saya sih milih golput saja d. Salam. --- Martin Widjaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Setuju Mas Haniwar, tulisan Mbak NLK sangat menarik > buat kedua calon. > Mestinya Kompas lebih banyak menulis seperti ini, > apalagi kalau yg nulis tim Kompas.... > > Ketika saya membaca tulisan yg pertama saya berkesan > > Mbak NLK berpihak pada P Adang , tapi tulisan kedua > ternyata tidak bicara yg jelek soal P Fauzi .. > > Kesimpulannya , memang nggak heran kalau semua > partai milih P Fauzi sbg cagubnya . > Nggak yakin saya kalau jadi gubernur P Fauzi harus > nyetor sekian ratus triliun pada partai2 spt yg > ditulis > banyak orang , duh sereeemm ... > > Salam , martin - jkt
