Sebenarnya soal pilih memilih, tidak bisa juga menyalahkan rakyat. Rakyat kecil tidak mengerti apa apa. Apalagi pendidikan mereka sangat terbatas. Calon-calon yang menentukan adalah parpol. Parpolnya tidak beres, ya calon nya mana mungkin beres. Apakah harus ada keputusan juga bahwa calon independent juga diperbolehkan dalam pemilu, bukan cuma pilkada ?
Regards, Paulus T. On 8/3/07, Tabrani Yunis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Biasanya, alasn keluar negeri untuk study banding. Mungkin juga benar ya. > Minimal study banding terhadap harga barang. Karena sambil study, ya > belanja. Padahal, harga diluar negri pasti sudah mahal karena nilai uang > kita jauh lebih rendah. Kok masih bodoh juga DPRD Riau ya? > > Sebenarnya, sudah banyak kaksus DPRD study ke luar negeri yang sia-sia, > tetapi mengapa mereka masih ngotot study lagi ? Pendek akalnya,kali ya? > > Makanya, kalau pilih anggota DPR maupun DPRD, jangan asal pilih. Kalau > salah, ya seperti ini. > > Salam > > Tabrani Yunis > > [Non-text portions of this message have been removed]
