saya pasti nggak menyalahkan orang yang ragu ragu untuk percaya orang partai...

bisa dimengerti...

Tapi berharap yang terbaik dan siap yg terburuk .. itu yang mau aku 
sikapi... , daripada nggak bersikap...

Di beberapa daerah , kepala daerah yang diusung partai .. cukup beri kesna 
kok..

Apa Bupati di Jembrana.. atau Gubernur Gorontalo..

Jangan kira .. calon independen pasti hebat..

seperti jangan kira calon  yang diusung partai pasti jelek..

putus ada kan dosa,,,

Foke.. pintar.. punya achivement motivation,, pendidikan agama dan budi 
pekerti yang diperoleh dr keluarga, sekolah katolik dan NU .. memadai..

Baik keluarganya sendiri  ( dia tinggal di jl Surabaya Menteng , waktu 
jaman SMA dulu , nilainya pasti milyaran rupiah) , maupun keluarga mertua 
kaya..

Biasanya pemilik motif sosial utama  nya "achivement motivation"  atau 
"motif prestasi ".. lebih mementingkan prestasi dari pada .. hura hura 
dengan kekayaan..juga tidak terlalu mementingkan keinginan berkuasa..

Kalau percaya Ninik ( dia  high achiever) dan percaya saya ( dia pintar, 
bisa mimpin) , ttg masa SMA nya dulu...

Seharusnya  nggak takut berharap pada dia... lha Ali Sadikin aja mendukung 
dia... masak sih kita lebih tahu manusia macam apa yang di butuhkan DKI 
dari pada Bang Ali..

Pengamatanku alasan yang nggak mau milih.. cuma kesal kepada partai kok.. 
bukan atas pengenalan sifat dan kemampuan nya

Atau kita pikir Bang Ali.. ingin menghancurkan Jakarta tercinta..dengan 
milih calon yangjelek ?? .sepertnya nggak deh.

Ini hari terakhir kampanye...  masih boleh dong..teriak :  . Coblos 
kumisnya...!

Besok tentu aku sudah harus diam.. dan menghormati yang milih no 1 no 2 dan 
nggak milih...

Lalu siapapun yang memang .. aku  akan berdoa   . majulah Jakarta ku... 
tempat aku dilahirkan oleh bundaku...  yang kalao pakai salah satu definisi 
dari Bang Ali , bahwa putra asli Jakarta adalah siapa saja yang lahir di DKI

aku pikir .. dua duanya cukup baik.. dan dengan dukungan warga Jakarta 
..siapapun yang menang .. insya Allah  Jakarta akan lebih maju...cuma 
menurut ku Si Kumis memang lebih baik..

dari  aku yang masih ngotot aja.. ngajak teman bergabung..

Salam

Haniwar







At 09:40 AM 8/3/2007, you wrote:

>Setuju pak, menurut survey, golongan menengah ke atas,
>(gak tau parameternya dari pendidikan, ekonomi dsb),
>cenderung ke golput. Karena saya juga sebel sama
>ke22nya dan pengin masuk ke golongah menengah
>tersebut :-) maka ya...golput saja.
>
>Wassalam
>

Kirim email ke