Maaf ya saya memang dilahirkan di zaman ORLA dan mengalami zaman ORBA samapai sekarang zaman Reformasi,terus terang dan sejujurnya dari ketiga zaman tersebut masih yang terbaik dan paling baik zaman ORBA, anda boleh survei tanyakan pada seluruh RAKYAT INDONESIA yang jumlahnya 220 juta pasti dan nyata akan sependapat dengan saya. jangan anda menjelek-jelekan pemimpin kita biar bagaimanapun punya jasa dan andil besar untuk tegaknya INDONESIA. Kalau cara berpikirnya seperti anda terus kapan mau maju, pantaslah sampai hari ini Negara kita mengalami kesulitan untuk maju dan terus mengalami musibah karena tidak berjiwa besar,tidak bisa menghargai jasa2 para pemimpin dan pahlawannya, pantaslah ALLAH murka terhadap bangsa kita,terus saja musibah silih berganti datang. Biarlah ALLAH menyeleksi BANGSA INDONESIA dengan segala kuasanya,mengerakkan ALAM dan BUMI untuk memilih BANGSA INDONESIA yang benar2 INDONESIA SEJATI agar BANGSA dan NEGARA INDONESIA cepat pulih dan jaya kembali sehingga rakyatnya akan merasakan keadilan dan kemakmuran di seluruh BUMI TERCINTA INDONESIA. Maaf ya saya berhak dan mengatakan ini bukan anda saja dan orang harus ikut dengan pandangan anda karena saya juga punya HAK ASASI MANUSIA sebagai BANGSA INDONESIA yang masih mau peduli pada BANGSAnya.
ANDA tidak pantas berkata demikian karena anda juga orang ORBA karena Anak 2 zaman REFORMASI baru berusia 9 tahun belum bisa tau apa2,kalau anak2 zaman REFORMASI diberikan pandangan seperti anda, kasihan generasi ini akan terus timbul kebencian dan balas dendam pada yang berikutnya, habis dan akan hancur BANGSA dan NEGARA INDONESIA. untungnya anda tidak jadi pemimpin ,atau pejabat seandainya anada pemimpin dan pejabat mau di kemanakan REPUBLIK INDONESIA ini ??? Saya merasa yakin akan timbul kekacaun dan makin terpuruk BANGSA dan NEGARA INDONESIA ,Rakyat kecil lagi yang menjadi korban. Sekali lagi maaf kalau anda merasa kesal atau kurang senang dangan saya, saya hanya CINTA pada BANGSA dan NEGARA INDONESIA dengan penuh sepenuh hati dan jiwa raga saya,dengan di jiwai kasih sayang pada setiap INSAN yang meyadari, memngakui dan cinta pada TANAH AIRNYA INDONESIA dengan dilandasi semangat kerukunan,kedamaian dan persatuan untuk membangun kembali INDONESIA RAYA. Wassalam WIDODO NOTOHADINAGORO ----- Original Message ---- From: sohibmachmud <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, October 19, 2007 11:01:41 PM Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Ancaman Pangan --- In Forum-Pembaca- [EMAIL PROTECTED] ps.com, Widodo Soegiharto <notohadinagoro@ ...> wrote: > >Saya mengamati dari milis Bapak nadanya sentimen dan selalu mencela orang lain, Maaf saya hanya mau urun rembug , cobalah introspeksi diri. ------------ betul sekali saya sentimen dan alegi terhadap semua penyimpangan dan kesewenang2an. lho kok saya yang harus interospeksi, yg dikritik itu harus introspeksi benar tidak tidak kritikan tsb. ------------ --------- ----- >Kalau seluruh Rayat berpandangan seperti Bapak maaf ya BANGSA dan NEGARA ini hancur, Bapak hanya mencela dan tidak memberikan solusi bahkan menimbulkan rasa kebencian dan rasial yang akhirnya timbul SARA. ------------ --------- --- anda ini betul2 tipikal orde baru, paling gampang memberi julukan ke orang lain spt suharto memberi julukan setan gundul, pki dll. di samping itu anda ini mewarisi karakter orba sejati yaitu selalu mengalihkan persoalan ke isu sara. agar orang tidak berani mengutik keburukan oknum karena takut mengungkit sara. cara2 seperti sekarang ini sudah tidak ampuh lagi, jadi percuma saja dilansir. ------------ --------- --------- --- >selain hal itu seperti dikatakan memaksa perusahaan MIE INSTAN dll dengan tidak mensupply gandum dll untuk memaksa perusahaan lain agar dijual pada BAPAK SUDOHO SALIM, Apakah Bapak memiliki dan mempunyai data2 otentik tentang hal itu dan paling tidak Bapak melihat dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri,jangan hanya menurut cerita atau kata orang, karena iri hati,kurang senang,tidak kebagian rezeki dari proyek tersebut, ------------ --------- --------- -- makanya kalau membela orang itu lihat2 dulu orang yg dibela itu apa maling apa orang suci. jika tidak itu artinya menepuk air got ke muka anda sendiri. demikian pula bagi orang yg membela suharto atau pejabat orde baru sebetulnya jika alasan pembelaan karena dulu mendapat fasilitas dari suharto adalah tidak tepat. karena uang atau fasilitas itu diambil suharto dari rakyat bukan dari kantongnya pribadi baik itu yg namanya supersemar, banpres, proyek2 dll. karena itu jika ingin membalas budi balaslah kepada rakyat bukan kepada suharto. juga jangan mengukur baju di badan sendiri dengan mengatakan orang yg mengkritik suharto karena tidak kebagian rezeki dari suharto. saran saya sering baca2 koran atau majalah yg bermutu. pemaksaan akusisi indomie dan supermi oleh grup salim bisa dibaca dimajalah2 dan koran. atau cari kliping majalah tempo dalam rubrik kiat oleh bondan winarno yg mengupas masalah akusisi tsb. anda jangan malas spt layaknya pejabat minta dilayani, cari sendiri fakta dan data2 itu. terkhir tip saya usaha membela sesuatu yg kotor dan busuk adalah spt usaha menegakkan benang basah. sohib __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]
