Kesalahan lainnya, kalau membaca kalimatnya seharusnya masih bersambung tetapi terpotong-potong karena awal kalimat selalu dimulai dengan huruf besar walaupun kalimat sebelumnya tanpa titik.
Satu lagi yang salah dalam iklan tersebut adalah ajakan untuk menumbuhkan ekonomi melalui pemerintahan yang kuat dan tegas yang kira-kira sama dengan pemerintahan Orba (Suharto). Seharusnya ajakan yang benar adalah melalui pemerintahan yang bebas KKN. Salam. --- Bambang Riyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Di Kompas hari ini ada iklan berwarna setengah > halaman tentang pemberantasan kemiskinan yang > diwacanakan oleh Wiranto. "Kampanye" terselubungkah > dengan kian dekatnya 2009? > Sayangnya, iklan yang dbaca publik luas ini tidak > berbahasa Indonesia yang benar. Ketika membahas nasi > aking, ada kata "di makan", yang mestinya "dimakan". > Satu lagi penempatan kata yang kurang pas, tapi saya > lupa persisnya. > Tim suksesnya kah yang membuat kesalahan? > > Salam, > riyanto > > > > ____________________________________________________________________________________ > Be a better sports nut! Let your teams follow you > with Yahoo Mobile. Try it now. > http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > "To those leaning on the sustaining infinite, to-day is big with blessings."
