artinya gak hanya para TKI aja yang makan indomie..
ternyata ada tambahan temen yang hoby konsumsi Indomie..
berdasarkan pengalaman pribadi, memang indomie adalah makanan yang
paling..dan paling .....
hal ini karena di sebabkan oleh faktor waktu dan adaptasi dengan semua jenis
makanan di negara yang bersangkutan ....
salam hangat
/Lu2
HRD <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
----- Original Message -----
Indomie Makanan Pokok Nigeria ?
Apa?? Indomie dianggap makanan pokok orang Nigeria? Kurang ajar! Harus
diganyang juga nih kayak si Malingsia hehehe..
Ok.. ok.. seriously. Orang Nigeria ternyata memang menganggap Indomie sebagai
makanan pokok mereka. Ini gara-gara saya menemukan sebuah group diskusi di
Facebook yang bertajuk Indomie Noodles Appreciation Society dengan anggota
-sampai saat saya tulis artikel ini- mencapai lebih dari 7 ribu orang. Awalnya
saya pikir ini pasti 'ulah' orang Indonesia. Ternyata salah besar! Orang yang
pertama memulai group diskusi ini namanya berbau Afrika. Di dalamnya juga saya
menemukan banyak nama-nama Afrika yang usut punya usut ternyata banyak orang
Nigeria. Sebagai pencinta Indomie, saya penasaran dan kemudian encoba mengusut
lebih jauh. Hasilnya? Gila.. Menarik banget!
Tidak jelas kapan bermula, tapi dari hasil 'investigasi' saya menemukan bahwa
Indomie di Nigeria memang sudah ibarat makanan pokok. Di negara benua hitam
itu, Indomie diproduksi oleh salah satu anak perusahaan Indofood yang bernama
De-United yang memiliki dua pabrik besar di Nigeria. Perusahaan itu memiliki
300 distributor, 100 ribu retailer dan lebih dari 38 juta konsumen (bahkan ada
yang bilang lebih dari 120 juta konsumen), dan konon merupakan investasi
Indonesia terbesar di Afrika Barat. Gila!
Yang menarik adalah, tidak seperti di Singapura atau di negara lain yang
menurut saya kurang menghargai mie instan :), orang Nigeria ternyata punya
banyak cara menarik untuk mengolah Indomie buatan mereka. Lihat saja apa yang
dilakukan oleh Mbak Atoyebi Ajibola yang suka memasang Indomie nya tanpa kuah
ditambah telor rebus dan irisan Plaintain goreng yang saya baru tahu ternyata
satu saudara dengan pisang, cuma tidak manis. Contoh jadinya lihat di gambar
ilustrasi di atas, atau klik untuk memperbesar gambarnya.
Dari diskusi itu juga para penggila Indomie di seluruh bisa bertemu dan
bertukar informasi mulai dari cara memasak sampai ke soal harga dan dimana bisa
membeli Indomie di berbagai belahan dunia. Misalnya, ada teknik menyiapkan
Indomie yang dijuluki ' Patient Cold Cooking', alias merendamnya di air dingin
semalaman sampai mekar (males, dasar hehe). Ada yang suka menambahkan daun
ketumbar, mayonaise, bahkan madu dan jus apel ke Indomienya dan ada juga yang
hanya merendamnya di air panas. Bahkan sampai urusan cabe kering yang ada di
dalam paket bumbunya juga didiskusikan di sana.
Yang menarik buat saya adalah karena ada juga semacam adu pendapat antara
mereka yang percaya bahwa Indomie itu asli Nigeria sampai mereka yang ngotot
bahwa Indomie itu buatan Indonesia asli. Tak sedikit yang juga memperbandingkan
antara Indomie asli Indonesia dengan Indomie Nigeria. Seru! Tapi tidak sampai
ganyang-ganyangan kok.. Ini contohnya:
+ WoW.. r u kiddin me? indomie is worldwide now? since when did it happen? but
anyway, man, i'm so proud being indonesian!!! Indomie rocks my world!
- You guys are joking right?? Indomie is Definitely in Africa, At least in
NIGERIA. Anyone in Nigeria who hasn't had indomie at one point or the other, is
not living in nigeria. Simple!!!
+ Ohh and if any of y'all paid attention. You would realise that a Nigerian
started this group.
- that's really amazing that they advertise in africa?!
+ wat u mean they advertise in africa? indomie is our primary food, for any
correct child that grew up in the great country of nigeria…
- Indomie, Indomie selerakuuuu….Indomie dari dan bagi….Indonesiaaaa….
(iklan ala Indonesia)
+ Man, truth to live by "anyone, anytime, anywhere– Indomie (iklan ala
Nigeria)
Ha ha ha.. Menarik sekali! Untung belum ada orang Jepang yang ikut-ikutan
protes karena merasa bahwa penemu mie instan adalah Pak Momofuku Ando (alm)
yang orang Jepang itu. Well, selamat datang di era globalisasi!!
DISCLAIMER:Sebelum anda berpikir macam-macam, saya tidak dibayar sepeserpun
oleh Indomie. Bahkan wajib dicatat bahwa Indomie dan saudara-saudaranya itu
kebanyakan sarat MSG dan Zat Pengawet. Jadi makannya jangan berlebihan lah..
Seperti lirik lagu dangdut:
"Yang syedang-syedang sazaaa…"
_______
* Foto diambil dari Indomie Lovers Appreciation Society
sumber: http://anotherfool.wordpress.com