PERNYATAAN SIKAP
  PERHIMPUNAN RAKYAT PEKERJA
   
  Menolak kapitalisasi dan komersialisasi di bidang pendidikan !!!
  Tolak Represifitas di Dunia Pendidikan !!!
   
  Salam rakyat pekerja,
   
  Pendidikan adalah fitrah manusia dimana dengan pendidikan manusia mendapatkan 
pengetahuan untuk mempertahankan eksistensinya dalam perjuangan sejarah. 
Sejarah manusia adalah sejarah perjuangan kelas, dimana pengetahuan yang 
diajarkan di lembaga pendidikan tidaklah bebas nilai, ia berpihak, dan para 
borjuasi yang memenangkan pertarungannya menentukan kemana arah pendidikan akan 
dibangun. Pendidikan yang tidak ilmiah dan tidak bervisi kerakyatan yang kini 
dijalankan di Indonesia. 
   
  Tekanan kapitalisme di negeri ini yang membuat bangsa ini tidak lagi 
mempunyai kedaulatan.Salah satu Program-program kapitalisme tertuang dalam 
consensus Washington, adalah penghapusan subsidi-subsidi negara dalam bidang 
layanan sosial, terutama pendidikan. Kemudian pendidikan akan dikomersialisasi 
menjadi lahan bisnis yang menguntungkan bagi para pemodal. Wacana inipun 
menguat dengan akan disahkannya Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan, 
yang intinya adalah pelepasan tanggung jawab negara dalam bidang pendidikan. 
   
  Selain RUU tersebut Pemerintahan Rezim SBY-JK telah mengeluarkan PERPRES NO. 
77/2007 tentang “Daftar bidang usaha yang tertutup dan bidang usaha yang 
terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal” dimana pendidikan dasar, 
menengah, dan pendidikan tinggi akan diserahkan pada mekanisme pasar, dan akan 
menjadi lahan bisnis borjuasi dalam menanamkan modalnya sebesar 49%. Tentu saja 
hal ini akan berdampak pada tingginya biaya pendidikan di Indonesia, karena 
dunia pendidikan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan. Lagi-lagi yang akan 
dikorbankan adalah rakyat Indonesia yang akan semakin sulit untuk memiliki 
akses ke dunia pendidikan karena tingginya biaya untuk menjadi pintar dan 
cerdas.
   
  Perjuangan mahasiswa sejatinya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari 
perjuangan rakyat dalam mengembalikan kedaulatan rakyat, dibidang ekonomi 
politik. Bidang ekonomi politik sampai saat ini masih dalam penghisapan 
kapitalisme. Hal ini dikarenakan rezim SBY JK masih menghamba kepada modal 
asing, dan dikuasainya parlemen oleh elit-elit borjuasi. Sehingga kebijakan 
yang diambil akan berpihak kepada borjuasi. Disinilah peran gerakan mahasiswa 
progresif untuk berjuang untuk mengembalikan cita-cita reformasi total yang 
bebas dari penindasan. Gerakan mahasiswa yang organis dengan rakyat 
tertindaslah yang dapat menyudahi penghisapan kapitalisme, yang terus melakukan 
penghisapan demi penghisapan dari sistem Neoliberalisme. 
   
  Medan Perjuangan ini tidaklah mudah! Kapitalisme di dunia pendidikan tentunya 
membungkam demokrasi di kampus. mahasiswa dipacu untuk mengisi skrup-skrup 
kapitalisme dengan studi oriented, yang menghilangkan kesadaran sejati 
mahasiswa dalam melihat fenomena-fenomena sosial, politik ekonomi yang ada. 
Disinilah peran Gerakan mahasiswa progresif untuk melakukan perlawanan atas 
represifitas negara dalam dunia pendidikan. Hanya Gerakan mahasiswa 
progresiflah yang dapat melancarkan penyadaran melalui propaganda-propaganda ke 
tengah tengah massa rakyat. Dan hanya gerakan mahasiswa progresifflah yang 
mampu melakukan penyadaran ke mahasiswa di tengah-tengah ilusi fundamentalisme 
yang meninabobokan rakyat, dalam merebut kedaulatannya. 
   
  Maka dari itu Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap;
  1.              Mendukung gerakan mahasiswa yang masih berjuang untuk 
cita-cita reformasi total; kedaulatan politik, dan ekonomi rakyat bebas dari 
penghisapan kapitalisme.
  2.              Mendukung perjuangan anti komersialisasi pendidikan, 
karenanya PRP Menyatakan komitmen untuk bersama SMI membentuk serikat dosen, 
dan serikat mahasiswa yang bervisi kerakyatan. 
  3.              PRP mengajak mahasiswa untuk menjadi pelopor persatuan 
gerakan rakyat pekerja; mahasiswa-buruh-tani-nelayan. Karena jelas dibutuhkan 
suatu perlawanan gerakan rakyat multisektor untuk menghancurkan neoliberalisme.
   
   
  Jakarta, 14 Febuari 2008
  Komite Pusat Perhimpunan Rakyat Pekerja
   
   
  Sekretaris Jenderal
   
   
   
        Irwansyah

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja

JL Gading 9 No 12
Pisangan Lama, Jakarta Timur

Phone: (021) 93094075
Email: [EMAIL PROTECTED] / [EMAIL PROTECTED]
Blogsite: rakyatpekerja.blogspot.com
Website: www.prp-indonesia.org
       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke