Informasi mengenai tenaga nuklir dan Dr. Iwan saya tanyakan pada teman
yang lama berkecimpung di reactor Serpong dan reactor Triga Mark di
Bandung. Semoga bisa menambah pengetahuan kita bersama.
Salam,H.Uno
 

To: R. H. Uno
Subject: Re: FW: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Jangan TOLAK PLTN DEMI
KEMANUSIAAN
 


Setahu saya dia fisika teoritis yang mengarah ke partikel elementer.
Memang bisa jadi ke fusi atau ahli material seperti karakteristik
magnetik dll.
Secara langsung bekerja di Lab.Fusi saya tidak tahu,namun dahulu dia
belajar
di Tsukuba yang menangani hal-hal termasuk fusi.
Fusi saya tidak yakin bisa teratasi dalam generasi umat manusia
sekarang,
mengingat temperaturnya yang sangat tinggi sehingga tidak ada bahan yang
bisa menahannya.Teori bisa namun engineering problem besar sekali.
Hanya sebagai gambaran bahwa miliaran bintang-bintang yang kita lihat
dialam semesta semuanya menggunakan nuklir fusi.
Karena sang pencipta yang super intellegence,supercreative dan
superloving
sudah memilih energi nuklir.
Mengapa ?Karena order of magnitude yang dihasilkan reaksi inti nuklir
dibandingkan dengan reaksi kimia adalah kelipatan 100 juta kali.
Dengan demikian bahan bakar yang digunakan sedikit pula,sebagai contoh
untuk PLTN 1000 MWe memerlukan bahan bakar 21 ton selama 18 bulan.
Jadi untuk operasi 30 tahun hanya diperlukan 420 ton bahan bakar.
Semuanya bisa disimpan dalam building reaktor dengan pool storage-nya.
Bahan bakar bekas pakai masih terdapat bahan plutonium yang terjadi
selama reaksi nuklir dan bahan ini merupakan bahan bakar untuk PLTN
generasi
ke 4 yaitu reaktor yang menggunakan netron cepat untuk keberlangsungan
reaksi berantainya.
Bandingkan Suralaya yang 300 MWe memerlukan 6000 ton per hari,sehingga
ketika pemasokannya terlambat gara-gara cuaca sudah kelabakan.
Hal lain yaitu karena reaksi inti beda dengan kimia tidak menghasilkan
CO2,
dan bahan bakar tidak disimpan diember seperti limbah yang kita
lihat,namun tersimpan rapi dalam kelongsong zirconium alloy tube yang
kuat.Kalau ada yang bocor sudah dianggap insiden sehingga tercatat
dengan baik.
Statistik menunjukkan bahwa yang bocor sangat kecil sekali sekitar
0,0001%
kalau saya tak salah.
Batubara kan CO2 diobral keluar,belum flyash yang juga dibuang
kelingkungan.
Ada penelitian pula tentang adanya U 238 yang juga ikut terbawa keluar.
U-238 adala alpha emitter dengan half-life 0,7 kali 10 pangkat 9 tahun,
lebih panjang dari plutonium yang hanya 200.000 tahun.
Demikian info dari saya.



"R. H. Uno" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
APA BENAR IWAN AKHLI NUKLIR FUSI?Wass.
 
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of rahardjo
mustadjab
Sent: Monday, March 31, 2008 8:28 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Jangan TOLAK PLTN DEMI
KEMANUSIAAN
 
Herr Kerlchen,

Dr. Iwan Kurniawan punya latar belakang nuklir fusi 
yang sayangnya tidak kita manfaatkan. Nuklir fusi
adalah satu 'future energy' yang dahsyat. Kelebihan
nuklir fusi: output besar, nyaris tanpa radiasi, bahan
baku melimpah dialam. Hambatan besarnya bagaimana
mewujudkan suhu mendekati inti matahari hampir
teratasi. China dan India sudah ikutan konsortium
internasional yang bikin prototype awal di Cadarache
(Perancis). Dua negara berkembang yang sekarang punya
PLTN fissi ini siap2 quit pindah ke fusi. Herannya
negara lain meninggalkan fissi kok kita ngotot mau
masuk. Yo-po-ra?

Salam,
RM

Kirim email ke