Menurut kisah di Kompas ini sudah tiga juta pasang mata
yang menonton film ini di gedung bioskop itu.

Dari sekian buaanyak ini, berapa % sih yang sibuk nangis
atau meratap merintih sedih?
Kalau cuma SBY dkk (segelintir saja), ya perlu juga kita
bertanya ada apa dengan SBY kita ini?

Apakah ada diantara kalian yang sudah menonton film ini
dan juga ikut nangis-nangis a'la SBY?
Hayook ngaku jangan malu-malu, nggak bakal dikasih tahu
yang lain....
Air mata yang membanjiri lantai bioskop ini pasti bakal jadi
masalah buat tukang sapu (cleaner) bioskop ini!
Alamak, what can I say?

Salam
Las

Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             
http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.xml.2008.04.01.00361199&channel=2&mn=159&idx=159
 
 Lengkap sudah, kecuali jika Sekretaris Jenderal Perserikatan
 Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon berniat menggelar acara nonton bareng film
 Ayat-ayat Cinta. Setelah Wakil Presiden dan Ny Mufida Jusuf Kalla,
 Presiden dan Ny Ani Yudhoyono menyaksikan film yang kabarnya telah
 ditonton lebih dari tiga juta pasang mata di gedung bioskop itu.
 
 Sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nur Wahid,
 disusul mantan Presiden BJ Habibie, telah terlebih dahulu menonton
 film yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy itu.
 
 ”Terima kasih telah membawa dunia ke sini untuk menonton film
 Ayat-ayat Cinta,” ujar Manoj memberi pengantar saat acara nonton
 bareng Presiden yang dilangsungkan di Studio XXI Plaza Indonesia,
 Jakarta, Jumat (28/3).
 
 Selain dengan Ny Ani yang baru sembuh dari sakit, Presiden datang
 bersama Agus Harimurti Yudhoyono yang membawa Annisa Pohan, istrinya
 yang sedang hamil, dan Edie Baskoro Yudhoyono. Presiden dan keluarga
 duduk di baris E yang letaknya di tengah-tengah studio 1 yang
 berkapasitas 284 kursi.
 
 Turut menonton bersama Presiden sebanyak 107 diplomat dan 53
 perwakilan kedutaan besar. Kerumunan ini yang disebut Manoj sebagai
 dunia yang dibawa Presiden untuk menyaksikan film Ayat-ayat Cinta.
 
 Sejumlah pembantu Presiden ikut bergabung menonton, di antaranya Menko
 Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri
 Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Perdagangan Mari Pangestu,
 Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, Menteri Kebudayaan
 dan Pariwisata Jero Wacik, serta Menteri Agama Maftuh Basyuni.
 
 Sejumlah pemain film itu, di antaranya Fedi Nuril, Rianti R
 Cartwright, dan Carissa Puteri, ikut menonton. Sutradara Hanung
 Bramantyo dan Habiburrahman juga ada di tengah- tengah kerumunan itu.
 Mereka semua datang karena undangan dari Istana Kepresidenan yang
 punya hajat.
 
 Pukul 21.30, film mulai diputar. Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti
 Djalal yang merealisasikan acara nonton bareng itu mengatakan, rencana
 nonton muncul saat Presiden dan rombongan tengah berada di Senegal
 menghadiri KTT OKI, pertengahan Maret. Belum sempat rencana itu
 terealisasi, Wapres dan Ibu Ida tanpa banyak rencana mendahului nonton
 bareng di Plaza Senayan.
 
 Seusai film diputar, Presiden tampil ke panggung. Pujian diberikan
 kepada semua pihak yang mewujudkan film yang disebutnya karya seni
 yang luhur. Presiden juga kagum dengan pemain yang tampil dengan
 cantik. ”Berkali-kali saya ikut menyeka air mata. Pesannya sampai,”
 ujarnya.
 
 Presiden menyebut pesan film yang sampai kepadanya adalah pemahaman
 atas ajaran Islam. Ajaran Islam tentang kedamaian, cinta, toleransi,
 dan harmoni. ”Islam kerap disalahpahami banyak pihak,” ujarnya. (INU)
 
 
     
                                       

       
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total 
Access, No Cost.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke