Ah, kalau Anda sudah berani menuduh yang anti-PLTN dibayar, maka ya terima saja
risiko bahwa Anda pun sebagai yang pro-PLTN juga dibayar. Soal bayar-bayaran
ini, urusan dapur masing-masinglah.
Yang kita bicarakan adalah potensi (ancaman) yang bisa ditimbulka oleh
kerusakan PLTN terhadap nyawa manusia. Ini tak perlu menungu dulu sampai ada
ribuan orang mati baru terbukti. Anda kebanyakan ngurus teknis sih, jadi nyawa
manusia tak masuk itungan.
Kalau soal kecelakaan lalu lintas, Bung, maka sebetulnya apa yang Anda
sampaikan itu makin mengukuhkan pandangan saya bahwa faktor manusia sangat
menentukan. Di belakang mobil itu ada setir, dan di belakang setir ada manusia.
Ini sama dengan PLTN. Seperti sudah diulang berjuta-juta kali di sini, orang
yang tak mau terima PLTN itu tak percaya dengan manusia-manusia yang akan
menangani PLTN itu. Bukan tak percaya sama kemampuan matematikanya atau
penguasaan teknologinya. Ini memang subjektif, tapi perasaan subjektif itu juga
kenyataan lho, bukan yang objektif saja yang nyata.
Tambahan lagi, kecelakaan mobil biar terjadi tiap hari dan total setahun 7000
mati, beda dengan PLTN. Kecekalaan PLTN mungkin terjadi sekali dalam 10 atau 15
tahun, tapi sekalinya terjadi, dikhawatirkan korbannya bisa massal. jadi,
sekali lagi, perbandingan Anda kaga cocok.
Kekhawatiran ini subjektif? Mungkin saja. Tapi, saya tak mau harus menjadi
bagian yang membuktikannya. Saya mau pasang aman aja dari sekarang. Gak mau
pakai filsafat vivere pericoloso seperti yang dianjurkan Bung Uno itu. Sudah
cukup banyak bahaya yang dihadapi setiap hari (termasuk kecelakaan lalulintas),
jadi gak mau nambah lagi. Sederhana aja kok.
manneke
MetNet <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Terserah apa kata anda, yg penting saya menjelaskan pltn dan jadi
pro-pltn tanpa bayaran, tdk seperti PLTN watch nomor 1.
Data dari mana jiwa terancam dari PLTN ada ribuan.
PLTN bocor krn pipa meledak, korban 4 mati.
PLTN bocor krn gempa di Jepang, tidak ada yg mati.
Maksudnya kecelakaan reaktor experiment di Chernobyl ?
Apa yg kita bicarakan PLTN ? PLTN yg mana ? Punya siapa ?
Referensi: http://en.wikipedia.org/wiki/Chernobyl_accident
Tapi nggak apa2 kok ngotot anti-PLTN dg segala alasan,
masuk akal atau tidak masuk akal. Krn perasaan "safe enough"
sering terjadi dan sangat subyektif.
------------------------
Korban kecelakaan lalulintas di Jepang, 7000 jiwa lebih pertahun.
Korban kecelakaan lalulintas di Jepang, sebaiknya dihitung perjam
saja, biar nggak kelihatan banyak. Yg pasti prihatin sekali.
------------------------
Meskipun begitu, mobil tetap diperlukan, resiko selalu ada.
Tergantung pada prinsip "safe enough or not" itu tadi spt di atas.
Jangan lupa, sesuai pesan sponsor . . . . , :D
=== Jangan TOLAK PLTN DEMI KEMANUSIAAN ===
Salam
Muhammad Subekti