Kita ini menjadi terlalu hobi menuntut permintaan maaf ke mana-mana. Ini tanda 
krisis kepercayaan diri. Tak kena kesenggol dikit, sudah heboh tuntut maaf 
sana-sini. Ini mental preman. Atau, karena negeri ini makin lama memang makin 
jatuh ke tangan para preman? 
   
  manneke

chairil sanie djailany <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Oke lah kalau dari surat-menyurat pihak malaysia tidak bersalah, 
tetapi sebagai negara terdekat / tetangga yang berbatasan langsung apakah 
secara moral politik malaysia telah bertindak tidak mau tahu kesulitan yang 
sedang dihadapi indonesia dalam usaha memberantas praktek ilegal logging, kan 
masih ada cara lain dari pihak malaysia untuk melihat apakah kayu-kayu yang 
masuk kesana syah secara hukum.

Saya cenderung hubungan yang timpang ini agar diperbaiki, karena selama ini 
malaysia selalu memperoleh keuntungan sedang indonesia buntung.

salam,
chairilsd

Kirim email ke