Usulan bung manneke nih ok banget, tidak hanya untuk efisiensi (irit biaya) tapi juga efektifitas, jadi birokrasi fakultas tidak gemuk, n biasanya kalo gemuk bikin mereka malas n lempar tanggungjawab. Liat aja tuh akibat pemekaran Indonesia, bukan hanya pemekeran kab/propinsinya tapi pemekaran jajaran lembaga pemerintahnya, tupoksinya jadi tumpang tindih, saling lempar tanggungjawab trus nguras keu negara yang ada para pejabat barunya enak-enakan. Seharusnya kan pemekaran itu dimaknai untuk lebih mendekatkan diri pada rakyat, agar rakyet terlayani dengan baik. Tapi mana coba buktinya? lom pernah saya dengar tuh pemekaran berkorelasi pada layanan masayrakat yang lebih baik. Salam, Farida
----- Original Message ----- From: manneke budiman To: [email protected] Sent: Monday, April 14, 2008 5:10 PM Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Lima Calon Dekan FISIP UI Berkampanye Bung Lisman, Jika menang jadi Dekan, mbok dipikirkan ide peleburan FISIP dan FIB jadi satu fakultas. UI itu kata Pak Gumilar dulu, kebanyakan fakultas sehingga boros dan sama sekali tak efisien. Padahal banyak bidang ilmu yang saling berdekatan dan admin-nya bisa satu atap. Jika percontohan FISIP dan FIB sukses, mungkin bisa ditiru FK, FKG, FIK dan FKM. Lalu, FASILKOM, FT dan FMIPA juga bisa gabung jadi satu fakultas sendiri. Paling-paling yang tercecer nantinya FH, F Psi dan FE. Tapi bayangkan, dari 12 fakultas bisa diperes jadi 6 fakultas aja, alangkah efisiennya UI. manneke
