Jika JK menginstruksikan tangkap para demonstran yang menutup jalan kepada
polisi.
Maka, saya menyerukan kepada polisi untuk menangkap orang-orang yang menjual
aset2 dan sumber daya alam Indonesia ke pemodal2 asing dan komprador2 lokal
yang sekarang salah satunya berada di puncak kekuasaan negeri ini. Saya juga
menyerukan kepada polisi agar mendukung segala aksi2 penolakkan kenaikan harga
BBM karena polisi-polisi merupakan bagian dari rakyat miskin yang semakin
dimiskinkan, bukan hanya fisik tetapi psikologis dan mentalnya karena dijadikan
robot penguasa untuk mengamankan agenda2 neoliberal yang justru merugikan
polisi itu sendiri, seperti kenaikkan harga BBM.
Beberapa kali saya bertemu dengan para polisi di jalan yang sedang
mengamankan aksi2 massa menolak kenaikkan harga BBM. Beberapa diantara mereka
berdialog dengan saya tentang betapa sulitnya kondisi ekonomi yang dirasakan
para polisi beserta keluarganya, apalagi jika harga BBM ini jadi naik. Mereka
mengakui bahwa penolakkan kenaikan harga BBM merupakan reaksi yang tepat.
Tetapi, mereka juga mengeluh dengan tekanan penguasa yang mengacam karir mereka
sebagai polisi. Pada posisi ini, seharusnya polisi tahu mana penguasa yang
berpihak kepada dirinya yang juga bagian dari rakyat miskin, mana penguasa yang
hanya mengancam negara dan bangsa dengan menjual segala aset dan sumber daya
alam negeri ini kepada perut2 buncit para komprador lokal dan pemodal2. Kalau
pun tahu tapi ternyata tetap manut kepada penguasa, maka para polisi ini bukan
hanya robot tapi budak.
Polisi-polisi melawanlah! Kalian bagian dari rakyat, bukan budak penguasa!
Lawan Pemiskinan!
www.rakyatmiskin.wordpress.com
Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Laporan wartawan Kompas Wisnu Nugroho A
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/24/12195949/wapres.tangkap.demonstran.penutup.jalan
JAKARTA, SABTU- Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan aparat
kepoliian menangkap semua demonstran penolak kenaikan harga BBM yang
melakukan kekerasan dan menutup akses jalan sehingga menghalangi
aktivitas warga masyarakat lainnya.
"Demokrasi itu berbicara bukan menutup jalan. Yang menutup jalan saya
perintahkan tangkap," ujar Wapres usai meninjau pembagian BLT di
Kantor Pos Serdang Jalan Panca V Nomor 26 Jakarta Pusat, Sabtu (24/5).
Wapres dengan nada tinggi mengemukakan, tidak ada orang yang
berdemonstrasi yang ditangkap. "Mereka ditangkap karena anarkis," ujarnya.
INU
[Non-text portions of this message have been removed]