http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/19/14032514/biar.hemat.mobil.presiden.dipasangi.tabung.hidrogen

JAKARTA,KAMIS - Joko Sutrisno, penemu cara menghemat bahan bakar
dengan menggunakan air mengaku telah memasangkan dua tabung hidrogen
di mobil Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Tabung itu dipasangnya
pada tanggal 8 Juni yang lalu. Pada saat itu, Joko mengaku, Presiden
ingin mencoba saja temuan baru Joko. "Saya cuma bingung, ini mobil
nggak perlu beli bensin kok pakai menghemat segala," ujar Joko sambil
terkekeh, ketika ditemui Kompas.com, Kamis (19/6).

Joko mengatakan bahwa Presiden biasanya tidak perlu membeli bahan
bakar, cukup menukarkan suatu kartu tertentu di tempat-tempat
pengisian bahan bakar.

Temuan Joko memang membuat orang berbondong-bondong menghubungi Joko
dan mendatangi rumahnya untuk memiliki tabung hidrogen jadi dan
mengetahui cara pembuatan tabung serta proses elektrolisa yang
dilakukannya. Terhitung, setiap hari dia memasang tabung pada sekitar
25 mobil dan 50 motor sejak dirinya tampil di salah satu stasiun
televisi untuk memperkenalkan temuannya.

Rekan-rekannya yang sudah cukup menguasai setelah diajarinya sudah
tersebar di beberapa daerah lain, seperti Pekalongan, Jakarta,
Cibubur, dan sebentar lagi Lampung. Salah satu rekannya yang juga
belajar padanya, Hasyim 'membuka cabang' di Pekalongan bahkan terbuka
menangani permintaan untuk kapal laut. Selain itu, untuk memenuhi
pesanan tabung hidrogen jadi, dia memberdayakan ibu-ibu PKK di
daerahnya di Pakuncen."Sebenarnya saya tidak berniat jual, tapi justru
mereka bisa membuat sendiri, tapi karena ada orang-orang yang mau
barang jadi, saya minta divisi lain, yang ngerjain ibu-ibu PKK.
Hitung-hitung bisa bikin lapangan kerja sendiri," ujar Joko.

Memang, keberhasilan temuan Joko untuk menghemat pemakaian BBM telah
dibuktikan oleh rekan-rekannya tersebut sehingga mereka penasaran dan
kembali kepada Joko untuk mencari tahu. Rekannya di Jakarta yang
bernama Ronald yang menggunakan Mercedes-Benz tua mengakui penggunaan
bahan bakarnya sejak menambahkan hidrogen berubah dari 1 liter per 5
km menjadi 1 liter per 9 km.

LIN
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network

Kirim email ke