Bagaimana ini Pak KK? Ada ilmuwan gadungan kok dibiarkan saja mengotori image Indonesia di mata Internasional. Harap tahu saja berita tentang blue magic Indonesia ini sudah pernah nongol di di beberapa koran asing. Jangan biarkan wajah dunia ilmu pengetahuan kita tercoreng-moreng.
Selama ini kita hanya mendengar ada polisi gadungan, wartawan gadungan, dukun gadungan , dokter gadungan, pengusaha gadungan, anak pejabat gadungan dan sekarang kita menemukan Ilmuwan besar gadungan yang mengklaim bisa merubah air jadi energi biru. Pengakuan risetnya sudah melambung secara Internasional padahal prestasinya masih tingkat desa. Ini semua hanya kedok untuk menyedot dana atas nama penelitian yang menjanjikan. Sampai ada Universitas tempat pusatnya orang-orang berilmu bisa ketipu oleh ilmuwan ini. Sebuah peringatan keras terhadap lemahnya daya berfikir kritis, logis dan sistematis terhadap sains dan teknologi. SH On 6/19/08, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Laporan wartawan Kompas Runik Sri Astuti > > > http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/19/13125819/djoko.gagal.ubah.air.jadi.energi > > NGANJUK, KAMIS - Djoko Suprapto, pria yang mengklaim diri sebagai > penemu blue energy, ternyata tidak bisa membuktikan sesumbarnya yang > mampu mengubah air menjadi bahan bakar minyak. Dari tiga alat > penemuannya yang diperagakan, tidak ada satupun yang mampu merubah air > jadi bahan bakar secara langsung. Joko ternyata hanya bisa menjiplak > penemuan Joko Sutrisno asal Yogyakarta yang sudah dipublikasikan > secara luas. > > Penemuan itu adalah penghematan penggunaan bahan bakar minyak dengan > cara dicampur air. Sebelumnya air ini diberi katalisator seperti > disuling yang bisa memisahkan unsur hidrogen dari air. Hidrogen inilah > yang dicampurkan ke dalam bahan bakar minyak. Segala jenis BBM bisa > dicampur hidrogen. > > Pada Kamis (19/6) pagi di Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten > Nganjuk, Jawa Timur, Djoko Suprapto memperagakan tiga liter solar > dicampur tujuh liter air yang disuling dan diambil uapnya. Uap inilah > yang dicampurkan ke solar lalu dialirkan ke generator dan dipakai > untuk menyalakan genset. > > Genset menyala selama 30 menit kemudian mati karena mesin terlalu > panas. Uji coba yang sama dilakukan pada mesin mobil yang sudah > dicopot dari rangkanya. Bahan bakar yang digunakan adalah bensin. > Dengan komposisi perbandingan yang sama, mesin mobil menyala. > > Alat ketiga yang diperagakan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mandiri. > Pembangkit ini diklaim mampu menghasilkan 10.000 watt dari tegangan 9 > volt. Tidak ada penjelasan mengenai bahan bakar pembangkit. Pada > peragaan alat yang pertama sampai alat yang ketiga, tidak ada > penjelasan teknis. Juru bicara Joko Suprapto, Catur Suryadi, juga > tidak bisa memberikan penjelasan ilmiah. Bahkan saat ditagih mana alat > yang bisa mengubah air menjadi bahan bakar, ia bilang masih dalam > proses pembuatan. > > NIK > Sent from my BlackBerry (c) Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network > > > [Non-text portions of this message have been removed]
