JAKARTA, SABTU - Tuhan, marahkah Kau padaku/Inikah akhir duniaku/Kau
hempaskan kami/hingga perut bumi/Maafkan kami Ya Robbi/...

Masih ingat penggalan lagu di atas? Lagu berjudul "Indonesia Menangis"
yang dinyanyikan Sherina, akhir tahun 2004 lalu menjadi theme song
kesedihan dan kepedihan, saat tsunami melanda Nanggroe Aceh
Darussalam. Malam ini, Sabtu (12/7), lagu itu kembali dinyanyikan
justru di acara Deklarasi Kampanye Damai yang berlangsung di Gedung
KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Saat mendengar lagu itu dinyanyikan pengisi acara, para wartawan yang
tengah sibuk dengan tugasnya masing-masing, langsung saling
berpandangan seraya berkata, "Lho, kok lagunya Indonesia Menangis sih?
Nggak cocok banget," celetuk seorang wartawan online.

Lagu itu cukup kontras, dibandingkan lagu-lagu lain yang dinyanyikan,
seperti Bendera (dipopulerkan Band Coklat) dan Manuk Dadali (lagu dari
Jawa Barat).

Pemantauan Kompas.com, para tokoh parpol yang menghadiri acara
deklarasi tersebut pun terlihat terhenyak. Yang tadinya terlihat
bebrincang-bincang dengan teman semejanya, langsung terdiam dan
melihat ke arah penyanyi remaja yang menyanyikan lagu itu dengan wajah
sendu. "Apalah arti sebuah lagu. Asal jangan pertanda kampanye bikin
nangis aja," ujar seorang simpatisan partai.

Inggried Dwiwedhaswary
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network

http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/12/21013480/lha.kok.indonesia.menangis.

Kirim email ke