Jakarta, Kompas - Selain mantan pejabat, politisi, dan wakil rakyat,
sejumlah nama dengan latar belakang berbeda juga mendaftarkan diri
sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah atau DPD pada Pemilu
2009. Dua seniman tradisi, pelawak dan seniman drama gong, di Bali
menyatakan siap bertarung menuju Senayan.

Dengan dandanan khas, I Kadek Arimbawa, pelawak ternama di Bali, yang
lebih sering dikenal dengan nama Lolak, mendaftarkan diri ke Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di Denpasar, Senin (14/7), pada
hari terakhir pendaftaran. Diiringi belasan pendukungnya, mereka
memakai kaus bertuliskan Lolak, go to Senayan. Ia mengaku didukung
sedikitnya 2.154 orang yang dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda
penduduk (KTP).

Hari itu juga, beberapa saat sebelum Lolak sampai di KPU, seniman
drama gong Bali, I Wayan Lodera, juga mendaftarkan diri. Ia juga
disertai pendukungnya dengan mengenakan pakaian adat Bali. Hingga
pukul 16.00, ada 26 calon anggota DPD dari Bali yang telah
mendaftarkan diri.

Lolak mengaku mendaftarkan diri menjadi calon anggota DPD karena
dorongan rekannya, khususnya dari seniman. Visi-misi yang diusungnya
juga tidak jauh dari kehidupannya sebagai seniman. Ia berjanji
memperjuangkan pekerja seni di Pulau Dewata. Ini berawal dari
keprihatinannya terhadap nasib seniman yang merana. Padahal, Bali
dikenal sebagai pulau seni dan budaya.

Meski sebagai pelawak tradisional di Bali, Lolak tidak menganggap
panggung politik sama seperti panggung seni "dagelan". Ia bersumpah
tak akan bermain mata dengan politik uang.

Wajah lama

Dari Nusa Tenggara Barat, 12 orang mendaftarkan diri sebagai calon
anggota DPD di KPU NTB di Mataram. Kebanyakan didominasi wajah lama,
atau mantan pejabat. Dua anggota DPD periode 2004-2009 dari NTB, Lalu
Yusuf dan Harun Al-Rasyid, mendaftarkan diri kembali.

Dari Kupang, Senin, dilaporkan, 25 calon anggota DPD Nusa Tenggara
Timur mendaftar ke KPU NTT. Namun, hanya empat calon yang memenuhi
syarat administrasi.

"Kami menanti sampai pukul 24.00. Jumlah calon kemungkinan bertambah,"
kata anggota KPU NTT, John Depa.

Ketua KPU Kalimantan Barat Muzamil, Senin di Pontianak, menambahkan,
sudah 12 calon anggota DPD dari provinsi itu yang mengembalikan
formulir. Sedangkan 49 orang dari berbagai kalangan telah mengambil
formulir pendaftaran. Sembilan calon yang sudah mengambil formulir itu
berasal dari parpol.

Di Jawa Tengah, baru sembilan calon anggota DPD yang mendaftar ke KPU
Jateng di Semarang, Senin siang. Mereka antara lain Munawar Sholeh
yang kini menjadi anggota Fraksi Partai Amanat Nasional DPR dan
pengusaha Poppy Susanti Dharsono. Poppy pernah mencoba menjadi calon
Gubernur Jateng dari jalur perseorangan, tetapi tidak lolos.
(ben/ays/kor/why/apo)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/15/00443422/pelawak.siap.ke.senayan

Kirim email ke