http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/24/08512485/bakrie.gelar.pesta.miliaran.rupiah

JAKARTA, KAMIS-Jika kabar ini benar, boleh jadi inilah pesta
pernikahan termahal sekaligus termegah di Indonesia, setidaknya pada
tahun ini. Pada Jumat (25/7) besok, Adinda Bakrie, keponakan orang
terkaya se-Indonesia Aburizal Bakrie, akan menggelar pesta pernikahan
yang biayanya mencapai miliaran rupiah. Adinda Bakrie adalah anak
Indra Bakrie, adik Aburizal Bakrie. Indra adalah pemegang saham PT
Lapindo Brantas, perusahaan pertambangan yang terkenal dengan kasus
semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Adinda dipersunting
Seng-Hoo Ong.

Aburizal adalah orang terkaya se-Indonesia versi majalah Forbes Asia
(2007). Bahkan, majalah Globe Asia menobatkan Aburizal Bakrie sebagai
orang terkaya se-Asia Tenggara (Mei 2008). Menurut Forbes, Aburizal
(dan keluarganya) memiliki kekayaan 5,4 miliar dollar AS (sekitar Rp
50 triliun dengan kurs 1 dollar AS = Rp 9.200) atau naik dari 1,2
miliar dollar AS pada tahun sebelumnya.

Aburizal yang akrab disapa Ical adalah sulung di keluarga Bakrie.
Keluarga tersebut merupakan ahli waris kerajaan bisnis Bakrie yang
dirintis oleh Ahmad Bakrie. Jika pada awalnya fokus usaha Bakrie
adalah pada sektor logam, kini perusahaan keluarga itu telah masuk ke
sektor-sektor lain, seperti properti, telekomunikasi, media massa,
pertambangan, dan sebagainya.

Pernikahan Adinda-Ong digelar di Hotel Mulia. Kabar yang diterima
Warta Kota menyebutkan, pesta pernikahan itu menggunakan jasa florist
dan event designer tingkat dunia, Preston Bailey. Miliarder dunia
Donald Trump juga pernah memakai jasa Bailey untuk sebuah pestanya.

Bahkan, kabar yang beredar di milis-milis menyebutkan, pernikahan
Adinda Bakrie akan dimeriahkan oleh penampilan musisi kelas dunia,
yakni Sting (tentatif) dan grup vokal Il Divo.

Berita pernikahan itu pun mendapat respons beragam di milis-milis.
Sebagian besar mengaitkan mewahnya pernikahan ini dengan penderitaan
korban lumpur panas Lapindo di Sidoarjo. Pesta supermewah itu dinilai
sangat kontras dengan penderitaan korban Lapindo.

Namun, ada juga pendapat di milis yang minta agar pernikahan Adinda
tidak dikaitkan dengan bencana nasional lumpur Sidoarjo karena hari
pernikahan adalah sebuah hari istimewa bagi sepasang manusia yang
hendak membina rumah tangga.

"Kalau mau menggugat, seharusnya pernikahan putri Sultan Hamengku
Buwono X juga digugat dong. Kan pestanya aja meriah dan sampai tiga
hari. Dan menurut gue sah-sah aja Adinda menggelar pesta besar karena
keluarganya kan juga kaya," tulis seorang peserta milis.

Disumbangkan

Juru bicara keluarga Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa, membenarkan
bahwa pada 25 Juli 2008 keluarga besar Bakrie akan menyelenggarakan
pesta pernikahan Adinda Bakrie dan Seng-Hoo Ong. "Tapi tidak benar
jika disebut biayanya puluhan miliar rupiah. Nggak benar itu," ucapnya
melalui telepon, semalam.

"Pernikahannya biasa saja, kok. Akad nikah dilakukan di rumah Pak
Indra di Kuningan. Sementara resepsinya di Hotel Mulia, Senayan. Ini
kan biasa saja, semua kalangan juga menggelar resepsi nikah di Hotel
Mulia," ujar Lalu. Mengenai kabar bahwa pesta itu berbiaya puluhan
miliar rupiah dan mendatangkan musisi kelas dunia serta menggunakan
event designer kelas dunia, Lalu mengatakan bahwa kabar tersebut tidak
benar.

"Ah, itu kerjaan orang yang ingin menjelek-jelekkan keluarga Bakrie
saja. Menikah itu kan sunah agama. Siapa sih orangtua yang tidak
bahagia jika anaknya menikah. Ini kan wajar, menikahkan lalu
mengundang kerabat dan sahabat," kata Lalu.

Lalu juga mengatakan, hendaknya pernikahan tersebut tidak dikaitkan
dengan kasus lumpur Lapindo. "Pengadilan sudah menyatakan bahwa
Lapindo tidak bersalah. Harusnya diapresiasi juga yang telah
dikeluarkan Bakrie untuk urusan lumpur. Jumlahnya triliunan rupiah,
lho," ujarnya.

Sementara itu, seperti dilansir Tempointeraktif.com, kemarin, Adinda
Bakrie mengaku sedih dengan maraknya komentar sinis soal
pernikahannya. "Pernikahan saya digosipkan macam-macam. Padahal tidak
demikian," ujarnya.

Sebagai anggota keluarga Bakrie, Adinda menyadari banyak yang mencibir
atas kemeriahan pesta pernikahannya dan mengaitkannya dengan kasus
Lapindo. "Saya sadar sorotan itu, tapi rencana pernikahan ini dibuat
sebelum peristiwa tersebut terjadi," kata lulusan Babson College,
Massachusetts, Amerika Serikat, dengan predikat magna cumlaude itu.
(Warta Kota/lue)




Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network

Kirim email ke