Selamat Jalan Dr. Sjahrir.�
Sjahrir telah menulis banyak,�memberi pencerahan bagi kaum muda.
Nama Sjahrir akan abadi sebagaimana Sjahrir senior.
�
�
�


--- On Mon, 7/28/08, tjuk kasturi sukiadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: tjuk kasturi sukiadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bls: [Forum Pembaca KOMPAS] Berita Duka , DR Sjahrir telah tiada.
To: "Forum Kompas" <[email protected]>, "mediacare 
mediacare" <[EMAIL PROTECTED]>, [email protected]
Date: Monday, July 28, 2008, 11:16 AM






Innalillahi wa inailaihi rojiun,
Ikut berduka cita atas berpulangnya Bung Sjahrir Jr ( saya selalu mengadress 
dmkn kepada Dr Sjahrir meskipun saya tahu pasti almarhum bukan putra Bung 
Sjahrir mantan PM termuda RI) . Kita benar-benar merasa kehilangan atas 
kepergian tokoh pemikir ekonomi kontemporer yang� selalu memukau dalam setiap 
paparannya di berbagai forum ekonomi. Saya tidak akan pernah lupa� ketika 
dalam Kongres� Ikatan Sarjana Ekonomi di Medan tahun 1996 dengan kocak dia 
"menyindir keras" tentang arti kemiskinan, orang miskin dan garis kemiskinan. 
Dia angkat kasus Si Mappa seorang semi glandangan di jalan Somba Opu Makassar 
(Ujung Pandang). Kalau dihitung dengan rupiah pendapatan harian hasil mengais 
rejeki Si Mappa ini menurut Ci'il maka dia termasuk orang yang sudah jauh 
diatas garis kemiskinan yang ditetapkan oleh pemerintah Orba kala itu. Tetapi 
kenyataannya Si Mappa hidup dalam kubangan kemiskinan yang sangat dalam. Dia 
tidak punya rumah untuk tinggal, tidak punya pakaian
yang layak pakai dan oleh karenanya Si Mappa harus puas dengan tidur di emper 
toko dengan beralaskan kardus bekas. Nah mari kita camkan pesan moral "guyonan 
ekonomi Ci'il!" dan kita hubungkan dengan pendapat Abraham Lincoln yang mewanti 
wanti agar jangan menyikapi kemiskinan hanya dengan mempermainkan angka-angka 
statistik yang dipakai untuk membuat definisi tentang kemiskinan. Selamat jalan 
kawan, semoga diampuni kesalahan dan dosa anda dan diterima amal ibadah anda 
serta anda mendapat tempat yang sebaik-baiknya disisi Tuhan Sang Pencipta Allah 
SWT. Amiin. teman berdebat di ISEI Tjuk KS

Kirim email ke