kawan-kawanku, saya lagi menulis buku esai sastra dari dunia maya. saya sudah
keluar masuk blog yang mana saja sempat saya masuki, karena, seperti yang
kalian tahu, saya ini gaptek soal blog memblog ini. tapi kini sudah agak maju
dikit.
nah saya mau meminta tolong, kalau berwaktu, dan kalau bersetuju, bisa
mengirimkan sastra apa aja, sepanjang dan sependek apa aja kepada emailku aja,
sebab saya yakin sekali, banyak sekali tulisan yang bermutu tinggi nyelip di
blog kita masing-masing. tapi luput dari pengamtan kita masing-masing. namanya
juga kan barang nyelip.
aku jadi tahu kini, ngirimkan ke dalam format yang memanjang ke bawah itu
sangat efisien lo. kita tinggal tutuk tutuk pgdn untuk tahu tubuh karangan itu,
daripada ngirim dengan data-data terpisah yang akhirnya kejar-kejaran pula
dengan lambatnya internet di negeri ini.
kenapa bisa lambat ya? kudengar di negeri kawan2 kita sana internet secepat
angin. terus terang aja musuh terbesarku adalah lambat. malas benar saya
menghadapi kelambatan. suka jenuh sendiri.
terima kasih banyak ya, kawan-kawan di dunia sastra. saya targetkan dua bab
lagi buku saya itu kelar.
masa sedemikian banyak sastra di dunia maya tak satu pun pengamat kita yang
keluar dengan sastra di dunia maya, kecuali dulu saya pernah terbaca bukunya
yang dieditori oleh saut kalo gak salah.
ini kurang asyik kukira. sastra itu hadir di ruang mana aja.
maka upaya saya itu untuk mencoba menjawab itu. bukan teori. tapi pembacaan
saya atas sastra itu sendiri.
salam yo, kawan-kawanku.
adu.
hudan